Pangandaran Penuh Wisatawan tapi Nasib Anggota Balawisata Miris, Honor 2 Bulan Belum Dibayar
Bulan februari dan Maret 2025 ini honor anggota Balawista Pangandaran belum dibayar Pemda melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran.
Penulis: Padna | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Saat ramai dipadati wisatawan, anggota Balawista Pangandaran mengeluhkan nasib yang dalam dua bulan ini honornya belum dibayarkan.
Ketua Balawista Pangandaran, Dodo Taryana, mengatakan, honor februari dan Maret 2025 ini memang belum dibayar Pemda melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran.
"Ya, kita harapannya di high season ini (terbayar). Karena, rekan-rekan sudah berjuang sangat luar biasa. Semoga, ketika keringat kering bisa dibayar," ujar Dodo melalui WhatsApp, Sabtu (5/4/2025) siang.
Baca juga: Libur Lebaran, 251 Wisatawan Jadi Pasien RSUD Pandega Pangandaran, dari Kecelakaan sampai Tenggelam
Kalau bisa, menurutnya, jangan menunggu keringat kering dan ada semacam reward atau penghargaan untuk rekan-rekan life guard yang bertugas.
"Ya, agar lebih semangat kerjanya. Jumlah anggota di Balawista itu ada sebanyak 52 orang. Kita taruhannya nyawa, kalau kita lengah nyawa hilang," katanya.
Artinya, anggota Balawista ini merupakan garda terdepan dalam dunia pariwisata tirta di Kabupaten Pangandaran.
Orang datang ke Pangandaran tujuannya pantai, ketika mereka bermain di pantai, tentu Balawista yang menjaga keselamatannya.
Kemudian, secara SDM, lanjutnya, petugas Balawista cukup mumpuni dalam hal penyelamatan di pantai. Tapi, untuk sarana dan prasarananya kini kurang mendukung.
"Enggak ada kendaraan roda dua maupun roda empat. Kalau ada, mungkin kita bisa lebih cepat dalam pertolongan," ucap Dodo.
Dodo berharap, Pemda Pangandaran bisa memperhatikan betul kondisi petugas Balawista beserta sarana dan prasarananya.
Baca juga: Pantai Barat Pangandaran Masih Ramai H+5 Lebaran, Banyak Wisatawan Terpisah dari Rombongan
"Karena, ini bukan untuk Balawista tapi untuk kepentingan Pangandaran. Karena, moto saya itu membangun negara melalui pariwisata."
"Balawista kuat, tentu pariwisata meningkat, dan PAD juga meningkat. Honornya jangan telat," ujarnya. *
| Fakta Mengejutkan Guru Culik Murid SD di Sumedang, Kenal Korban di Aplikasi Kencan |
|
|---|
| Rusak 10 Tahun, Warga Cor 216 Meter Jalan di Kawarasan Pangandaran Secara Swadaya |
|
|---|
| BBM Nonsubsidi Tiba-tiba Naik, Banyak Pengemudi di Pangandaran Kaget, Baru Tahu saat di SPBU |
|
|---|
| Warga Kabupaten Pangandaran Berduka, Tokoh Masyarakat Dadang Okta Tutup Usia |
|
|---|
| Namanya Dicatut Jadi Pemilik Ferrari, Guru Honorer di Kuningan Lapor Polisi: Takut Pajak Rp100 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/objek-wisata-di-depan-Pos-4.jpg)