Sabtu, 9 Mei 2026

Bisnis Jastip Makin Laris! Ini 8 Tips Sukses Dapatkan Cuan Saat Momen Ramadan dan Lebaran

Bisnis Jasa Titip (Jastip) memungkinkan mereka mendapatkan produk dari berbagai brand, baik lokal maupun internasional, tanpa harus bepergian langsung

Tayang:
Penulis: Nappisah | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Istimewa/ Arsip
ILUSTRASI BELANJA ONLINE. Bulan Ramadan menjadi momen spesial yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbelanja kebutuhan khusus, mulai dari fashion muslim, perlengkapan ibadah, hingga makanan khas. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bisnis Jastip (Jasa Titip) semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Konsep ini memungkinkan konsumen untuk menitipkan pembelian produk dari berbagai brand, bahkan dari luar negeri, kepada jastiper (penyedia jasa titip). 

Bulan Ramadan menjadi momen spesial yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbelanja kebutuhan khusus, mulai dari fashion muslim, perlengkapan ibadah, hingga makanan khas.

Bisnis Jasa Titip (Jastip) memungkinkan mereka mendapatkan produk dari berbagai brand, baik lokal maupun internasional, tanpa harus bepergian langsung. 

Konsep ini semakin diminati karena berbagai faktor, seperti banyaknya event spesial, akses lokasi yang terbatas, serta potensi harga lebih kompetitif dibandingkan membeli langsung di Indonesia.

Andi Djoewarsa, Chief Marketing Officer Ninja Xpress, mengatakan ramadan adalah momen yang tepat bagi pelaku bisnis untuk memanfaatkan peluang, termasuk bisnis Jastip yang semakin diminati masyarakat. 

"Dengan layanan logistik yang andal, Ninja Xpress siap membantu para jastiper mengirimkan produk mereka dengan cepat dan aman,” ujarnya, Selass (25/3/2025). 

Untuk membantu para calon jastiper menjalankan bisnisnya dengan sukses, berikut 8 tips penting yang dapat diterapkan saat memulai usaha Jastip:

1. Perhatikan & Patuhi Peraturan

Pastikan semua peraturan terkait impor produk ke Indonesia dipatuhi agar terhindar dari risiko penahanan barang atau bea cukai yang tinggi.

2. Punya Akses ke Supplier

Memiliki supplier terpercaya di negara tujuan akan mempermudah proses pembelian. Kemampuan berbahasa Inggris atau bahasa lokal juga menjadi nilai tambah dalam berkomunikasi.

3. Gunakan Foto Produk yang Menarik

Meskipun tidak memiliki stok sendiri, jastiper tetap harus memperhatikan strategi pemasaran. Gunakan foto produk yang jelas dan menarik agar pelanggan semakin yakin untuk membeli.

4. Tetapkan Tarif Jasa dengan Wajar

Hitung secara cermat biaya jasa per produk, termasuk ongkos perjalanan dan pajak yang mungkin timbul, agar usaha tetap menguntungkan.

5. Pastikan Harga Produk Sesuai

Hindari kesalahan harga dengan memastikan harga jual sesuai dengan harga di toko, termasuk biaya tambahan yang dibutuhkan.

6. Kunjungi Event Potensial

Manfaatkan event spesial seperti bazar Ramadan dan pameran produk impor di Jakarta untuk memperluas peluang usaha Jastip.

7. Pantau Tren Produk yang Diminati

Media sosial bisa menjadi sumber informasi mengenai produk yang sedang populer. Mengikuti tren dapat meningkatkan peluang mendapatkan lebih banyak pelanggan.

8. Berikan Kesempatan Request Produk

Tawarkan fleksibilitas kepada pelanggan untuk memesan produk tertentu yang mereka inginkan agar bisnis semakin kompetitif. 

Dengan strategi yang tepat, bisnis Jastip bisa menjadi peluang usaha menjanjikan, terutama di bulan Ramadan, di mana permintaan terhadap produk tertentu meningkat pesat. (*)
 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved