Wabup Sumedang Ajak Semua Pengusaha Siagakan Alat Berat di Jalur Mudik
Menghadapi arus pemudik yang melintas ke Sumedang, Fajar mengorkestrasi pemerintah kabupaten dan unsur terkait untuk menyiagakan alat berat.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bencana mengepung Kabupaten Sumedang. TPT ambruk di Pamulihan hingga banjir menerjang kawasan empat desa di Cimanggung terjadi dalam waktu berdekatan.
Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldila mengimbau para pemudik yang melintas ke Sumedang berhati-hati.
"Untuk para pemudik yang akan melewati jalan nasional (di Sumedang), hati-hati dalam berkendara, lihat kiri dan kanan,"
"Kita ini di tengah-tengah jalur rawan, masih banyak kontur tanah yang tidak stabil," kata Fajar Aldila di Sumedang, Selasa (18/3/2025).
Menghadapi arus pemudik yang melintas ke Sumedang, Fajar mengorkestrasi pemerintah kabupaten dan unsur terkait untuk menyiagakan alat berat di sekitar jalur mudik, sehingga ketika ada bencana longsor misalnya, penanganan akan cepat.
"Musim mudik lebaran, standby alat berat. Seharusnya di Cimanggung itu harus sudah ada satu backhoe, tapi kita cari penyebababnya apakah backhoe-nya rusak (sehingga tidak jadi standby),"
"Saya juga ajak semua pengusaha, semua yang punya backhoe, towing, loading, untuk membantu Pemkab Sumedang, termasuk untuk mudik kali ini," katanya.
Petakan Kembali Area Rawan Bencana
Fajar Aldila mengatakan bahwa dirinya sudah punya rencana untuk memetakan kembali topografi di Sumedang, khususnya daerah-daerah yang rawan bencana hidrometereologi seperti banjir dan longsor.
Pemetaan itu sebagai bahwan bahwa pada musim kemarau, ada hal-hal yang harus dikerjakan hingga tuntas.
"Saya sudah mengimbau kalau musim hujan beres, kita petakan topografi, misalnya kita pasang TPT (untuk yang rawan longsor)," katanya.
Namun, Fajar menyinggung tabiat manusia. Menurutnya, manusia itu terkadang lupa tugasnya jika bencana sudah menjauh.
Jika kemarau tiba dan tidak ada banjir atau longsor, orang sering lupa bahwa ada tebing yang harus ditanggulangi dan sungai yang harus dinormalisasi.
"Dalam curah hujan tinggi sulit untuk perbaikan, tapi kadang manusia lupa saat kemarau tidak dikerjakan pekerjaan itu," katanya.
| Tersangka Kasus Korupsi PJU Sumedang Bertambah, Kejari Tahan Kepala UPT Iya Ruhiana |
|
|---|
| BREAKING NEWS Lansia yang Tertimbun Longsor Mekar Rahayu Sumedang Akhirnya Ditemukan |
|
|---|
| Aparat Buat 'Lorong' di antara Material Longsor, Puluhan Motor Dievakuasi dari Cadas Pangeran |
|
|---|
| Puluhan Kendaraan Terjebak di antara Dua Titik Longsor Cadas Pangeran Sumedang |
|
|---|
| Mencekam, Begini Suasana di Jalur Bawah Cadas Pangeran usai Longsor, Penerangan Terbatas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Wakil-Bupati-Sumedang-Fajar-Aldila-mengimbau-p.jpg)