Minggu, 19 April 2026

Pidato Nuzulul Qur'an Terakhir Ade Sugianto, Curhat soal Pilkada Tasikmalaya 2024

Ade Sugianto berpesan di bulan ramadhan ini harus mempertebal amal dan ibadah.

Penulis: Jaenal Abidin | Editor: Ravianto
jaenal abidin/tribun jabar
NUZULUL QURAN - Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto ketika menghadiri malam Nuzulul Qur'an yang berlangsung di Masjid Baiturahman, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (16/3/2025) malam. 

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto curhat tentang Pilkada serentak saat menghadiri malam Nuzulul Quran yang berlangsung di Masjid Baiturahman, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (16/3/2025) malam.

Malam Nuzulul Qur'an di tahun 2025 ini mengambil tema "Menggapai keberkahan ramadhan dengan meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian".

Namun, saat penyampaian pidato dihadapan jamaah, Ade Sugianto berpesan di bulan ramadhan ini harus mempertebal amal dan ibadah.

"Ya pesannya yaitu kita lebih memperdalam kembali hikmah puasa kita, hikmah ramadhan kita. Termasuk turunnya petunjuk bagi kita semua umat manusia dari dunia hingga akhirat," kata Ade Sugianto ketika dikonfirmasi wartawan TribunPriangan.com, Senin (17/3/2025).
 
Makanya semuanya harus dipertebal amal dan ibadah umat Islam khususnya dibulan ramadhan ini.

Namun di sela-sela sambutan Ade Sugianto menyampaikan bahwa kehadirannya di Nuzulul Qur'an ini yang terakhir kalinya.

Alasannya tidak lain, karena dirinya sudah didiskualifikasi dan tak akan menjabat kembali sebagai Bupati terpilih pada Pilkada serentak 2024.

"Iya ini pidato Nuzulul Qur'an yang terakhir, dan tadi saya menyampaikan meminta maaf dan ucapan terima kasih atas dukungan masyarakat kepada saya dan stakeholder terkait," ucapnya.

Dan yang kedua terkait pilkada kemarin Ade mendapatkan dukungan sebesar 52 persen sekaligus pemenang pada Pilkada serentak 2024.

"Saya memohon maaf karena tidak melaksanakan amanah dan harapan warga masyarakat kabupaten Tasikmalaya. Karena saya tidak bisa menjadi Bupati sebagaimana harapan semua, karena kita digagalkan oleh mahkamah konstitusi," ungkap Ade.

Tak hanya itu, Ade menambahkan bahwa atas kejadian ini mengharuskan pemilu pun kembali diulang yang bakal dilaksanakan pada April mendatang.

"Dan mohon maaf juga karena pemilu juga terpaksa diulang dan ada biaya yang diambil dari APBD yang telah kita buat," katanya. (*)

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved