Minggu, 10 Mei 2026

Banjir di Rancasari Bandung Paling Parah, Sebanyak 738 Rumah Terendam

bencana banjir tersebut menerjang Kelurahan Mekarjaya pada Sabtu (8/3/2025) hingga menyebabkan ratusan rumah tergenang dengan kedalaman bervariasi

Tayang:
tribunjabar.id / Hilman Kamaludin
TERENDAM - Kondisi banjir di wilayah Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, yang hingga saat ini belum surut, Minggu (9/3/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wilayah Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung menjadi daerah yang paling parah terdampak banjir saat turun hujan deras beberapa hari terakhir ini.

Terbaru, bencana banjir tersebut menerjang Kelurahan Mekarjaya pada Sabtu (8/3/2025) hingga menyebabkan ratusan rumah tergenang dengan kedalaman bervariasi antara 30-60 sentimeter.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Diskar PB Kota Bandung, Dian Rusdianto mengatakan, Banjir di Kecamatan Rancasari, Kelurahan Mekarjaya tersebut menerjang Empang Pojok, Pesona Ciwastra Village, dan Mustika Permai.

"Diperkirakan kurang lebih ada 738 rumah terdampak di RW 06. Banjir ini disebabkan karena hujan deras yang mengguyur Kota Bandung akhir-akhir ini," ujarnya saat dihubungi, Minggu (9/3/2025).

Menurut Dian, banjir di Kota Bandung ini terjadi sejak awal Ramadan 1446 H di sejumlah lokasi dengan intensitas sedang dan tinggi, kemudian air menggenangi rumah warga selama 1-2 hari.

"Bukan hanya Sabtu kemarin tapi dari hari-hari sebelumnya sejak awal Ramadan pascahujan dengan intensitas sedang dan tinggi (terjadi banjir). Ada yang menggenang 1-2 hari itu karena debit airnya melebihi daya tampung," katanya.

Selain di Kelurahan Mekarjaya, kata Dian, banjir juga terjadi di Kelurahan Derwati yang menggenangi sekitar 180 rumah hingga genangan air bertahan selama 2 sampai 3 hari meskipun sudah terdapat kolam retensi.

"Seperti di komplek Darwati, itu di situ ada kolam retensi yang baru dibangun oleh Pemkot Bandung. Cuma (debit air) sampai melebihi kapasitasnya jadi meluap. Bukan hanya itu tapi ada juga karena kiriman air dari Margahayu atau daerah lain," ucap Dian.

Menurutnya, Kelurahan Mekarjaya jadi wilayah paling parah terdampak banjir. Sebab selain pada Sabtu kemarin, banjir di kelurahan itu sudah terjadi sejak 3 Maret 2025 lalu.

Pada 3 Maret 2025, banjir juga menerjang Kecamatan Rancasari, Kelurahan Derwati hingga menyebabkan 120 rumah 90 KK 270 jiwa terdampak. Sedangkan di Kelurahan Mekarjaya ada 125 rumah atau 125 KK dengan 250 jiwa yang terdampak.

"Kemudian di Kecamatan Gedebage, Kelurahan Rancabolang diperkirakan ada 400 rumah hingga 480 terdampak. Lalu pada 4 Maret 2025 di Rancasari Kelurahan Derwati ada 60 rumah terendam banjir," katanya.

Lalu pada 6 Maret 2025, banjir kembali menerjang Kecamatan Gedebage, Kelurahan Rancanumpang hingga menyebabkan sekitar 68 rumah tergenang, sedangkan di Kelurahan Rancabolang diperkirakan 400 rumah 480 rumah.

"Sedangkan pada 7 Maret 2025 di Kecamatan Rancasari Kelurahan Mekarjaya, Perumahan Banyu Biru RW 10 ada 400 Rumah 400 KK terdampak. Di Kecamatan Bandung Kidul Kelurahan Kujangsari diperkirakan ada 30 rumah," ujar Dian.

Di waktu yang sama, banjir juga terjadi di Kecamatan Rancasari, Kelurahan Mekarjaya tepatnya di Perumahan Mustika permai RT 07 RW 06 hingga menyebabkan 150 rumah 150 KK 300 jiwa terdampak.

"Lalu di Gedebage, Kelurahan Rancanumpang Jalan Rancanumpang RW 01,RW 02,RW 03 diperkirakan ada 105 rumah dan banjir juga terjadi di Kecamatan Rancasari Kelurahan Mekarjaya Griya Saluyu," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved