Kamis, 16 April 2026

PPBB ITB dan St Morita Farma Kembangkan Produk Kosmetik Berbasis Tamanu Polyphenols

kerjasama tersebut sebagai langkah strategis dalam mengembangkan produk berbasis bahan alami yang mempunyai potensi besar dalam industri kesehatan

|
Tribunjabar.id / Muhamad Nandri Prilatama
KERJA SAMA - Perusahaan inovatif di bidang penelitian, pengembangan, dan manufaktur produk kesehatan berbasis bahan alami, St Morita Farma resmi bekerjasama dengan pusat penelitian biosains dan bioteknologi ITB. Mereka bersiap untuk berkolaborasi dalam riset dan pengembangan produk kosmetik berbasis Tamanu Polyphenols, suatu bahan aktif turunan dari Virgin Tamanu Oil (Calophyllum inophyllum seed oil) yang sudah dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan dan kecantikan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perusahaan inovatif di bidang penelitian, pengembangan, dan manufaktur produk kesehatan berbasis bahan alami, St Morita Farma resmi bekerjasama dengan pusat penelitian biosains dan bioteknologi ITB.

Mereka bersiap untuk berkolaborasi dalam riset dan pengembangan produk kosmetik berbasis Tamanu Polyphenols, sebagai bahan aktif utama dalam rangkaian produk Euterria, yang meliputi Euterria Face Mask, Euterria Body Mask, dan Euterria Mouth Wash.

Kesepakatan kerjasama itu dihadiri langsung perwakilan St Morita termasuk CEO, Maruap Siahaan, dan perwakilan dari PPBB ITB langsung ketuanya, Sri Harjati.

Maruap menyampaikan bahwa kerjasama tersebut sebagai langkah strategis dalam mengembangkan produk berbasis bahan alami yang mempunyai potensi besar dalam industri kesehatan juga kosmetik.

"Tentu, kami sangat antusias bekerjasama dengan PPBB ITB dalam pengembangan produk berbasis Tamanu Polyphenols. Lewat keahlian riset dan teknologi ITB, kami yakin produk yang dihasilkan bisa mempunyai kualitas unggul dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat," katanya, Jumat (7/3/2025).

Kerjasama ini bertujuan untuk mengembangkan formula yang menggabungkan kekuatan tamanu polyphenol, temulawak oil, yang diformulasikan dengan teknologi liposome guna meningkatkan penetrasi bahan aktif secara maksimal.

Penelitian dipimpin oleh Prof. Elfahmi. Prof Elfahmi menyebut Tamanu Polyphenol memiliki khasiat antibakteri yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan virgin tamanu oil.

Dalam konsentrasi rendah, tamanu polyphenol dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat, seperti Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis, dengan efektivitas empat hingga lima kali lebih kuat dibandingkan antibakteri komersial, seperti tetrasiklin HCl. 

"Kami akan terus melakukan penelitian terkait manfaat tamanu polyphenol dalam mencegah iritasi, anti-aging, dan menyamarkan noda serta bekas luka," ujar Prof Elfahmi.

Salah satu komponen kunci dalam produk Euterria, adalah Tamanu Polyphenol, senyawa alami yang memiliki aktivitas antibakteri yang sangat efektif. Polyphenol dari tamanu oil, lanjutnya, diketahui bekerja dengan beberapa mekanisme, termasuk merusak membran sel bakteri dan jamur, menghambat pembentukan biofilm, dan meningkatkan stres oksidatif.

"Keunggulan polyphenol sebagai senyawa antibakteri dan antijamur yang menjadikannya sangat efektif dalam merawat kulit rentan terhadap infeksi atau peradangan. Jadi, tamanu oil yang kaya akan polyphenol ini tidak hanya mendukung regenerasi kulit, tetapi juga berfungsi sebagai perlindungan terhadap mikroorganisme patogen," ucapnya.

Produk Euterria series ini juga mengandung Temulawak Oil, yang dikenal dengan efek anti-inflamasi yang kuat. Temulawak telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk meredakan peradangan dan membantu pemulihan kulit.

Temulawak oil bekerja dengan menurunkan kadar pro-inflamasi di kulit, memberikan perlindungan terhadap iritasi atau peradangan akibat kondisi kulit tertentu seperti jerawat, psoriasis, atau eksim.

"Dengan kombinasi unik antara tamanu polyphenol, temulawak oil, dan teknologi liposome, produk Euterria Face Mask, Euterria Body Mask, dan Euterria Mouth Wash akan memberikan solusi yang menyeluruh bagi konsumen yang menginginkan perawatan kulit dan mulut yang efektif dan alami. Formula ini tidak hanya berfokus pada kecantikan luar, tetapi juga memberikan perlindungan yang mendalam terhadap bakteri, jamur, dan peradangan, serta merangsang regenerasi sel kulit untuk menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya," katanya.

Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan mutu produk kecantikan lokal dengan mengkolaborasikan inovasi antara industri dan lembaga riset sekaligus menghasilkan produk yang tidak hanya efektif dan aman, tetapi juga dapat bersaing di pasar global, sekaligus mendorong kemajuan industri kecantikan Indonesia.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved