Senin, 20 April 2026

Dahsyatnya Angin Puting Beliung yang Ngamuk di Indramayu, Akibatkan Puluhan Rumah Rusak

Angin puting beliung mengamuk di dua Desa di Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (6/3/2025) malam.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Giri
Tribun Cirebon/Handhika Rahman
ANGIN PUTING BELIUNG - Suasana di satu titik yang terimbas angin puting beliung di Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Kamis (6/3/2025) malam. Sebanyak 52 dua rumah di dua desa rusa. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Angin puting beliung mengamuk di dua Desa di Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (6/3/2025) malam.

Desa yang diterjang adalah Desa Pabean Ilir dan Desa Totoran.

Suasana mencekam pun terjadi. Tidak sedikit warga membagikan momen pasca-kejadian angin puting beliung itu ke media sosial.

Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, melalui Kapolsek Pasekan, Iptu Edi Mulyana, mengatakan, insiden angin puting beliung itu terjadi saat hujan deras sekitar pukul 21.00 WIB.

Baca juga: Berbagi Itu Indah, Hangatnya Uluran Tangan Polres Indramayu Menjelang Waktu Buka Puasa

Polisi yang mendapat laporan langsung menuju lokasi kejadian dan membantu evakuasi warga.

“Untuk korban jiwa, alhamdulillah nihil,” ujar Edi kepada Tribun.

Edi menyampaikan, dari data sementara yang dicatat, sekitar 52 rumah rusak.

Sebanyak 32 rumah di antaranya berada di Desa Pabean Ilir. Terdiri dari 12 rumah rusak berat dan 20 rumah rusak ringan.

Baca juga: Masjid Islamic Center Indramayu yang Dulu Megah dengan Arsitektur Timur Tengah Kini Memprihatinkan

Sisanya sebanyak 20 rumah lainnya berada di Desa Totoran. Semuanya mengalami rusak ringan.

Selain kerusakan rumah, amukan angin puting beliung ini juga menimbulkan korban luka-luka.

Total ada lima orang, salah satunya merupakan balita berusia tiga tahun.

“Malam tadi kami dari Polsek Pasekan bersama TNI, kecamatan, tagana, dan BPBD melakukan pendataan korban, evakuasi pohon tumbang, merapikan puing bangunan rumah, mendata rumah yang terdampak, serta berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya,” ujar dia. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved