Apindo Jabar Apresiasi Langkah Dedi Mulyadi Berantas Oknum Ormas yang Ganggu Dunia Usaha
Apindo Jabar pun berharap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bisa menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi dunia usaha
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gangguan organisasi masyarakat dikeluhkan oleh pelaku usaha. Adanya laporan mengenai pemaksaan yang menghambat operasional perusahaan dinilai merugikan dunia usaha dan mengancam stabilitas ekonomi lokal.
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar pun berharap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bisa menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi dunia usaha melalui pemberantasan ormas yang mengganggu kegiatan bisnis.
Komitmen sinergi untuk memberantas aksi premanisme di Jawa Barat pun disepakati bersama Gubernur Jawa Barat, Ketua DPRD Jawa Barat, Pangdam III Siliwangi, Pangdam Jaya, Kapolda Jabar, Kejati Jabar, dan Kapolda Metro Jaya pada 21 Februari 2025 lalu di Gedung DPRD Jawa Barat.
Ketua Apindo Jabar Ning Wahyu mengatakan komitmen ini menjadi angin segar bagi pelaku usaha yang selama ini menghadapi gangguan dari ormas, baik yang terjadi di kawasan industri maupun industri di luar kawasan.
“Saya yakin komitmen Kang Dedi dalam memberantas premanisme dan ormas yang menghambat dunia usaha akan berdampak positif bagi iklim investasi di Jabar, terutama jaminan keamanan dalam berusaha, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan investor untuk berinvestasi di Jabar,” kata Ning, Jumat (28/2/2025).
Menurutnya, keamanan dalam dunia usaha akan melindungi investasi di Jabar, memiliki makna melindungi karyawan untuk tetap bekerja dan terhindar dari potensi pemutusan hubungan kerja (PHK), serta melindungi masyarakat sekitar perusahaan yang memiliki usaha sebagai multiplier effect dari adanya investasi.
Ning menyebutkan saat ini Jawa Barat memiliki 1,76 juta pengangguran atau sebesar 23,7 persen dari nasional dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.
“Penting untuk memastikan bahwa jangan sampai ada lagi pekerja yang menjadi korban PHK akibat hengkangnya investasi dari Jawa Barat,” ucapnya.
Sebaliknya, lanjut Ning, perlu upaya untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja baru dengan meningkatkan iklim investasi, yang salah satunya melalui jaminan keamanan berusaha.
Ning pun mengatakan Jawa Barat membutuhkan pemimpin yang berani dan tegas dalam menegakkan hukum serta menciptakan iklim usaha yang kondusif.
“Sejak awal menjabat, Kang Dedi telah menunjukkan ketegasan yang dibutuhkan dunia usaha guna memastikan investasi di Jawa Barat dapat berjalan dengan baik tanpa gangguan dari pihak yang tidak bertanggung jawab,” ucapnya.
Selain itu juga, Ning melihat bahwa Dedi Mulyadi bukan hanya pemimpin yang tegas dalam berbicara, tetapi juga berani mengambil tindakan nyata.
“Kang Dedi adalah pemimpin yang turun langsung ke lapangan untuk memahami kondisi nyata dunia usaha. Tidak hanya mendengar laporan, tetapi juga menyaksikan sendiri tantangan yang dihadapi para pelaku usaha, dari industri besar hingga UMKM. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar- benar selaras dengan kebutuhan dan realitas yang dihadapi dunia usaha,” paparnya.
Ning pun berharap di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi, kolaborasi dan komunikasi antara pemerintah dan dunia usaha semakin erat.
Adanya sinergi yang kuat, pemerintah dan pelaku usaha dapat bersama-sama menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membangun Jawa Barat yang lebih maju dan kompetitif.
| Dedi Mulyadi Ditantang Wagub Kalbar Soal Perbaikan Jalan, Gubernur Jabar Beri Respons Adem |
|
|---|
| KDM Disorot Belum Optimal Sosialisasikan Aturan Baru Pajak STNK, Samsat di Bekasi Kebingungan |
|
|---|
| Rayakan Ultah ke-55 Tahun, Dedi Mulyadi Nyatakan Janji Tak Menikah Sampai Ni Hyang Dewasa |
|
|---|
| Spontanitas Dedi Mulyadi Rekrut Pengangkut Sampah yang Kesulitan Ekonomi Jadi Petugas Kebersihan |
|
|---|
| Gebrakan Dedi Mulyadi Tentang Digitalisasi Pembayaran Pajak Kendaraan Pakai Sistem Perbankan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Gubernur-Jabar-Dedi-Mulyadi-dan-Ketua-Apindo-Jabar.jpg)