Minggu, 17 Mei 2026

Banjir 1,5 Meter Rendam Dayeuhkolot Bandung dalam Sehari, Pengungsian Disiapkan

Saat ini baru ada belasan kepala keluarga yang memilih untuk mengungsi. Tercatat ada 18 keluarga dengan 50 jiwa yang sudah mengungsi.

Tayang:
Tribunjabar.id / Adi Ramadhan Pratama
TERDAMPAK BANJIR - Warga Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung sedang mengantarkan anak-anak ke tempat yang lebih aman dari banjir dengan menggunakan perahu pada Rabu (26/2/2025). 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ribuan keluarga di Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung terkena dampak banjir, usai air sungai Citarum meluap sejak Selasa (26/2/2025).

Berdasarkan data yang didapatkan di Kantor Desa Dayeuhkolot, sebanyak 98 persen wilayah di Desa Dayeuhkolot terendam banjir. Tak hanya itu, terdapat 3.500-an kepala keluarga yang terkena dampaknya.

Akibat kejadian tersebut, Sekretaris Desa (Sekdes) Dayeuhkolot, Sunardi mengatakan bahwa pihaknya saat ini sudah menyiapkan tempat pengungsian untuk para warganya yang terkena banjir.

"Saat ini baru satu tempat (pengungsian yang disiapkan), belum penuh juga. Jadi untuk penambahan jumlah tempat pengungsi, kami lihat dulu dari intensitas hujan dan genangan itu sendiri," ujarnya saat ditemui di Kantor Desa Dayeuhkolot pada Rabu (26/2/2025).

Sunardi mengungkapkan, saat ini baru ada belasan kepala keluarga yang memilih untuk mengungsi. Tercatat ada 18 keluarga dengan 50 jiwa yang sudah mengungsi, di mana data tersebut terdiri juga dari balita dan lansia.

Meskipun begitu, Sunardi menuturkan, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan adanya penambahan warga yang mengungsi. Terlebih, banjir yang menggenang saat ini belum mengalami penyusutan.

"Kalau untuk warga yang mengungsi, mungkin kami lihat dulu dari intensitas hujan. Ketika hari ini hujan lagi, air akan bertambah. Pasti di shelter (pengungsian) akan bertambah juga jumlah pengungsinya," katanya.

Sunardi mengatakan, sejauh ini logistik yang tersedia di pengungsian masih relatif mencukupi. Pasalnya pihaknya sudah menyiapkan, bebagai logistik kebencanaan untuk para pengungsi.

"Dari segi logistiknya, di samping kami punya persediaan kebencanaan untuk pengungsi, ada juga bantuan-bantuan dari BPBD dan beberapa pihak lainnya (relawan). Jadi untuk pengungsi lami sudah siapkan untuk makan, minum, dan logistiknya," ucapnya.

Di sisi lain, sejak Selasa malam titik tertinggi banjir di Desa Dayeuhkolot mencapai 1.5 meter. Dengan rata-rata tinggi banjir yang merendam pemukiman warga dari mulai 30 cm hingga 150 cm.

"Kalau dilihat dari hari Selasa, 25 februari 2025 kemarin. Titik yang terendam dari 30 sampai 150 cm. Jadi ada 1.5 meter. Bahkan ada juga yang sampai 160 cm. Tapi kalau di rata-rata tingginya itu 150 cm," ujar Sunardi.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved