Banyak Aplikasi Buatan Pemkab Sumedang, Dony Sebut Tinggal Penggunaannya Secara Maksimal
Pemerintah Kabupaten Sumedang punya banyak aplikasi digital yang memudahkan warganya untuk mengakses informasi, program, dan pelayanan.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Januar Pribadi Hamel
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang punya banyak aplikasi digital yang memudahkan warganya untuk mengakses informasi, program, dan pelayanan.
Banyaknya aplikasi itu tentunya membutuhkan dana dalam pembuatan dan perawatannya. Namun, Dony Ahmad Munir, Bupati Sumedang membantah aplikasi itu menggunakan biaya mahal dalam pembuatannya.
Sebaliknya, aplikasi itu dibuat oleh sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di lingkungan Pemkab Sumedang.
"Aplikasi tidak berbasis biaya karena dibuat oleh ASN kami, tinggal bagaimana aplikasi ini untuk mempermudah, terjangkau, kami sudah integrasikan, tinggal bagaimana memastikan aplikasi digunakan," kata Dony di Gedung Negara Sumedang, Kamis (20/2/2025) malam.
Cara agar aplikasi ini digunakan oleh pemerintah dan masyarakat, Dony menyebut akan menekankan penggunaan aplikasi-aplikasi ini.
Baca juga: Dilantik Jadi Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir Siap Gercep dan Geber Kerja
"Kami akan menekankan pada penggunaan aplikasi. Diskominfo sudah turun, tapi kita masifkan ekosistem digital yang sudah dipraktikan di Sumedang," kata Dony.
Dia mengatakan, meski sudah ada aplikasi digital, masih ada saja orang yang ingin bertatap muka. Ingin datang ke kantor dinas.
"Padahal aplikasi mempermudah, mempercepat, hanya dengan handphone. Kami akan memastikan bahwa itu dimanfaatkan oleh masyarakat,"
"Ke depan, dibuat AI (Artificial Inteligence) Sumedang supaya enggak susah, kita buat saja, AI yang versi kami, kami sudah melatih supaya data-data lengkap, minta data ini tahun sekian langsung keluar,"
"Saya sudah melakukan sejumlah pertemuan dengan dinas, bagaimana mempercepat ini," kata Dony. (*)
Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.
IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI
| Jalur Sumedang-Subang Tertutup Longsor di Rancakalong, Petugas Terapkan Sistem Buka Tutup Jalan |
|
|---|
| Babak Baru Ganti Rugi Tol Cisumdawu: Ahli Waris Rony Riswara Laporkan Dadan Megantara ke Bareskrim |
|
|---|
| Eksplorasi Warna di TK Al Ma’soem Sumedang, Jembatan Awal Anak Mengenal Dunia Sekolah yang Seru |
|
|---|
| 137 ASN Pemkot Bandung Ketahuan di Luar Radius Saat WFH, Sanksi Potong TPP Menanti |
|
|---|
| Kepergok Kelayapan! 137 ASN Pemkot Bandung Terdeteksi di Luar Lokasi Saat WFH, TPP Terancam Dipotong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Dony-Ahmad-Munir-saat-memberikan-keterangansw.jpg)