Persib Bandung
Sikapi Pelemparan Botol Terhadap Tyronne del Pino, Persib Minta Pemain Fokus ke 11 Laga Terakhir
Banyak insiden terjadi pascalaga Persija Jakarta vs Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (16/2/2025).
Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Kemal Setia Permana
TRIBUNJABAR.ID - Banyak insiden terjadi pascalaga Persija Jakarta vs Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (16/2/2025).
Namun satu hal yang paling disesalkan pihak Persib adalah insiden pelemparan yang melukai salah satu pemainnya, Tyronne del Pino.
Hal itu terjadi usai pertandingan yang berakhir imbang 2-2.
Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menyayangkan insiden pelemparan yang menimpa Del Pino dan tidak seharusnya terjadi.
Baca juga: Entah Apa yang Dibisikkan Bojan ke Pemain di Ruang Ganti, Namun Ini Faktor Kunci Kebangkitan Persib
"Pelemparan yang terjadi setelah pertandingan sangat disayangkan. Kami menilai hal tersebut tersebut tidak seharusnya terjadi. Keamanan di stadion harus tetap menjadi prioritas utama, baik bagi pemain, ofisial, maupun suporter. Insiden seperti ini tidak mencerminkan semangat fair play yang harus dijunjung tinggi dalam sepak bola," ungkap Adhi Pratama dalam keterangan resminya di persib.co.id.
Persib tengah mengumpulkan berbagai data dan informasi terkait insiden tersebut.
Informasi yang diperoleh akan menjadi bahan pertimbangan untuk mengambil langkah-langkah selanjutnya, baik itu berupa laporan resmi kepada pihak berwenang maupun evaluasi internal.
"Kami berkomitmen untuk mendalami kejadian ini dengan serius. Langkah-langkah yang tepat akan diambil berdasarkan hasil investigasi yang sedang berlangsung," kata Adhi.
Meskipun insiden tersebut mengecewakan, Persib mengimbau agar seluruh anggota tim tetap fokus pada tujuan utama mereka yaitu menyelesaikan 11 pertandingan tersisa dengan kemenangan.
"Kami mengimbau agar seluruh anggota tim tetap fokus pada misi besar kami, yaitu menyelesaikan 11 pertandingan sisa dengan kemenangan,"
"Setiap pertandingan ke depan adalah ‘partai final’ bagi kami. Kami tidak boleh terpengaruh oleh insiden ini, karena jalan menuju gelar juara masih panjang dan penuh tantangan," jelas Adhi.
Baca juga: Hari Ini Cristiano Ronaldo Dijadwalkan Tiba di Jakarta, Agenda Utama Berkunjung ke Kupang, Ada Apa?
Dengan 11 pertandingan yang masih tersisa di kompetisi Liga 1 musim 2024/2025, Persib tetap berada dalam persaingan ketat untuk meraih gelar juara. Meski saat ini mereka memiliki keunggulan 9 poin dari tim pesaing, Persib menganggap posisi mereka masih belum aman.
Menurut Adhi, perbedaan poin dengan pesaing di pekan ke-23 ini masih belum cukup aman.
"Setiap pertandingan ke depan adalah peluang, dan kami harus memanfaatkan peluang itu sebaik-baiknya. Fokus kami saat ini adalah meraih kemenangan demi meraih gelar juara dan memenuhi harapan back to back," ujarnya.
Adhi Pratama juga menekankan pentingnya dukungan moral dan semangat bagi seluruh tim. Persib berharap insiden yang terjadi tidak akan mempengaruhi mentalitas dan konsentrasi pemain dalam menjalani sisa kompetisi.
"Kami berharap para pemain bisa tetap tenang, menjaga semangat juang, dan terus berlatih dengan fokus. Marc Klok, Tyronne del Pino, dan seluruh anggota tim lainnya sangat penting dalam mencapai tujuan ini. Kami percaya mereka bisa bangkit dari insiden ini dan tetap memberikan yang terbaik di lapangan," katanya. (*)
| Anak-anak Rasakan Pengalaman Langka bareng Persib, Ikuti Coaching Clinic di GBLA |
|
|---|
| Reaksi Santai Dedi Mulyadi usai Viral Spanduk 'Shut Up KDM' di Laga Persib: Terima Kasih Diingatkan |
|
|---|
| Persib Apes! Lepaskan 29 Tembakan tapi Nihil Gol Lawan Arema FC, Bojan Hodak: Masalahnya Cuma Satu |
|
|---|
| 3 Bintang Persib Bandung Dipanggil Timnas Indonesia untuk ASEAN Hyundai Cup 2026, Ada Thom Haye |
|
|---|
| Viral Tulisan 'Shut Up KDM', Respons Dedi Mulyadi hingga Analisis Eko Maung Soal Bonus Rp 5 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/20250216_GANI_Persija_Persib_12.jpg)