Operasi Keselamatan Lodaya 2025
Polda Jabar Gelar Pasukan untuk Ops Keselamatan Lodaya 2025 yang Berlangsung 14 Hari
Polda Jabar pun melaksanakan gelar pasukan yang dipimpin Wakapolda Jabar, Brigjen Kasihan Rahmadi.
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Polda Jabar menggelar operasi keselamatan Lodaya 2025 selama 14 hari dari Senin (10/2/2025) sampai Minggu (23/2/2025).
Operasi ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, dan mengurangi pelanggaran lalu lintas.
Polda Jabar pun melaksanakan gelar pasukan yang dipimpin Wakapolda Jabar, Brigjen Kasihan Rahmadi.
Ada sebanyak 2.520 personel yang terlibat dalam ops keselamatan Lodaya 2025 ini, dengan rincian 520 personel dari Satgas Polda Jabar, dan 2000 personel dari Satgasres jajaran.
"Sasaran dari operasi ini, meliputi segala bentuk potensi gangguan (PG), ambang gangguan (AG) dan gangguan nyata (GN) yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan lalu lintas baik sebelum, selama, maupun setelah pelaksanaan operasi keselamatan Lodaya 2025," kata Brigjen Kasihan.
Wakapolda Jawa Barat menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas sebagai bagian dari tanggung jawab Polri, terutama Polantas, bersama instansi terkait untuk menurunkan tingkat kemacetan, pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas.
"Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kami semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif. Ini memerlukan upaya dan kerja keras kita semua, termasuk kegiatan preemtif dan preventif, serta dukungan penegakan hukum yang lebih modern melalui ETLE statis dan mobile," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Polda-Jabar-menggelar-operasi-keselamatan-Lodaya-2025-selama-14.jpg)