Minggu, 10 Mei 2026

Operasi Keselamatan Lodaya 2025

Polda Jabar Gelar Pasukan untuk Ops Keselamatan Lodaya 2025 yang Berlangsung 14 Hari

Polda Jabar pun melaksanakan gelar pasukan yang dipimpin Wakapolda Jabar, Brigjen Kasihan Rahmadi.

Tayang:
Tribunjabar.id / Muhamad Nandri Prilatama
GELAR PASUKAN - Polda Jabar menggelar operasi keselamatan Lodaya 2025 selama 14 hari dari Senin (10/2/2025) sampai Minggu (23/2/2025). Operasi ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, dan mengurangi pelanggaran lalu lintas. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Polda Jabar menggelar operasi keselamatan Lodaya 2025 selama 14 hari dari Senin (10/2/2025) sampai Minggu (23/2/2025).

Operasi ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, dan mengurangi pelanggaran lalu lintas.

Polda Jabar pun melaksanakan gelar pasukan yang dipimpin Wakapolda Jabar, Brigjen Kasihan Rahmadi.

Ada sebanyak 2.520 personel yang terlibat dalam ops keselamatan Lodaya 2025 ini, dengan rincian 520 personel dari Satgas Polda Jabar, dan 2000 personel dari Satgasres jajaran.

"Sasaran dari operasi ini, meliputi segala bentuk potensi gangguan (PG), ambang gangguan (AG) dan gangguan nyata (GN) yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan lalu lintas baik sebelum, selama, maupun setelah pelaksanaan operasi keselamatan Lodaya 2025," kata Brigjen Kasihan.

Wakapolda Jawa Barat menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas sebagai bagian dari tanggung jawab Polri, terutama Polantas, bersama instansi terkait untuk menurunkan tingkat kemacetan, pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas.

"Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kami semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif. Ini memerlukan upaya dan kerja keras kita semua, termasuk kegiatan preemtif dan preventif, serta dukungan penegakan hukum yang lebih modern melalui ETLE statis dan mobile," katanya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved