Minggu, 3 Mei 2026

Nelayan Hilang Kontak di Indramayu

BREAKING NEWS: Dua Nelayan Indramayu Hilang Kontak Saat Terjadi Ombak dan Angin Besar

Dua nelayan yang tengah mencari ikan di perairan Indramayu dilaporkan hilang kontak, Selasa (4/2/2025).

Tayang:
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Kemal Setia Permana
Kantor SAR Bandung
NELAYAN HILANG KONTAK - Tim SAR Gabungan bersiap melakukan pencarian 2 nelayan yang hilang di perairan Pantai Tegalagung, Kecamatan Karangampel, Indramayu, Selasa (4/2/2025). Kedua nelayan diduga hilang setelah terseret ombak dan angin besar. (Foto: Kantor SAR Bandung) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Dua nelayan yang tengah mencari ikan di perairan Indramayu dilaporkan hilang kontak, Selasa (4/2/2025).

Tim SAR Gabungan pun dikerahkan untuk melakukan upaya pencarian.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan bahwa dari laporan yang diterima, kedua nelayan tersebut hilang di Pantai Tegalagung, Kecamatan Karangampel, Indramayu.

Baca juga: Duka Iringi Kedatangan 4 Jenazah Nelayan ABK KM Safinatun Rozak yang Terbalik di Perairan Kalimantan

“Informasi kami terima dari Ketua KUD Minajaya Tegalagung bahwa telah terjadi kecelakaan laut, KM Bakti Jaya hilang kontak di Perairan Pantai Tegalagung,” kata Ade Dian Permana. 

Ade mengatakan dua orang nelayan yang hilang kontak itu adalah Damus (50) dan Samsuri (45).

Keduanya merupakan warga Desa Benda Blok Tegalagung, Kecamatan Karangampel, Indramayu.

Ade menyebut berdasarkan informasi yang diterima KM Bakti Jaya GT 3 yang digunakan keduanya diketahui berangkat melaut pada Senin (3/2/2025) kemarin sekitar pukul 06.00.

Mereka berangkat dari Muara Desa Benda menuju laut untuk mencari ikan.

Baca juga: Kebun Binatang Bandung Disita Kejati Jabar, Aspidsus Pastikan Tak Akan Berdampak Sosial

“Namun sekitar pukul 12.00 di hari yang sama terjadi ombak dan angin besar, setelah itu KM Bakti Jaya hilang kontak hingga hari ini dan belum kembali sandar di Muara Desa Benda,” kata Ade.

Dalam upaya pencarian, Kantor SAR Bandung mengirimkan satu tim Rescue dari Pos SAR Cirebon untuk melaksanakan pengecekan dan Operasi SAR. 

“Adapun Alut yang digunakan antara lain 1 unit Rescue Double Cabin, 1 set peralatan SAR air, 1 set Aqua eyes dan Underwater Search Devices, 1 set peralatan komunikasi, 1 set peralatan medis dan APD Personal,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved