14 Pekerja Migran Indonesia Asal Jabar Diberangkatkan ke Korea Selatan
Para PMI itu telah memenuhi syarat dan ketentuan untuk berkerja di bidang yang profesional dengan prosedur resmi.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - 14 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jawa Barat (Jabar), diberangkatkan ke Korea Selatan untuk bekerja di Industri perkapalan.
Para PMI itu dilepas langsung oleh Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (4/2/2025).
Dikatakan Bey, para PMI itu telah memenuhi syarat dan ketentuan untuk berkerja di bidang yang profesional dengan prosedur resmi.
“Semua persiapannya sangat baik, mulai dari awal mencari informasi, pelatihan, dan seluruhnya dicover BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Bey, di Gedung Sate, Bandung, Selasa (4/5/2025).
Menurutnya, karena sudah dicover oleh asuransi ketenagakerjaan maka dari sisi pekerjaan, para PMI dipastikan aman.
“Kami juga Pemprov senang karena ini sesuai prosedur,” katanya.
14 PMI ini, kata Bey, akan bekerja di bagian pengelasan di industri perkapalan. Meski pengelasan, namun spesifikasi pekerja yang dibutuhkan sangat khusus.
“Ini betul-betul bidang yang memerlukan keahlian khusus. Jadi, tidak hanya asal mengelas saja, pasti ada detail-detail, ini sangat baik bagi pengalaman mereka,” katanya.
Bey berpesan, selama bekerja di Korea Selatan 14 PMI ini harus bisa bekerja dengan baik, agar perusahaan yang mempekerjakan mereka bisa merekrut PMI lain asal Jabar.
Selain itu, para pekerja migran ini diharapkan mendapatkan kompetensi yang mumpuni, sehingga ketika kembali ke Jabar dapat memberikan pelatihan dan membuka lapangan pekerjaan baru.
“Jangan langsung senang ke luar negeri, cepat-cepat selesai kerja terus jalan-jalan, jangan. Mending bekerja dulu yang benar, nanti ada waktunya kapan mereka akan bisa berwisata,” ucapnya.
Bey juga berharap ke depan PMI yang bekerja di bidang profesional bisa terus bertambah, dan tak hanya ke Korea Selatan.
Dia juga meminta para pekerja tidak berlaku boros selama tinggal di Korea Selatan. Menurutnya hasil kerja mereka bisa ditabung sebagai bekal masa depan.
“Jangan dihabiskan di sana,” ucapnya.
| Cuaca Dingin dan Perbedaan Budaya Tantangan Komunitas Muslim Korea Jalankan Ramadan 1447 H |
|
|---|
| Eks Persib Bandung yang Sempat Bikin Bojan Hodak Murka Kini Berlabuh di Liga Korea Selatan |
|
|---|
| Sugianto, PMI Indramayu Penyelamat 60 Lansia, Terima Penghargaan dari Presiden Korea Selatan |
|
|---|
| Presiden Korsel Beri Sugianto Penghargaan Berkat Aksi Heroik Selamatkan 7 Lansia dari Kebakaran |
|
|---|
| Ingat Sugianto? PMI Indramayu Selamatkan Lansia Terima Penghargaan Presiden Korea Selatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Penjabat-Gubernur-Jabar-Bey-Machmudin-saat-konferensi-pers-usai-melepas-14-PMI.jpg)