Sabtu, 6 Juni 2026

Baderhood: Forum Biker Usia Matang, Semakin Tua, Semakin Bermakna

Forum ini khusus menyasar para biker berusia 40 tahun ke atas, memberikan wadah bagi mereka untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan berbagi kebaikan.

Tayang:
Penulis: Nappisah | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
tribunjabar.id / Nappisah
FORUM MOTOR - Aktivitas Baderhood yang kini memiliki lebih dari 18.000 anggota di seluruh Indonesia. Forum ini khusus dianggotai para biker berusia 40 tahun ke atas. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - BADERHOOD, sebuah forum motor yang kini telah memiliki lebih dari 18.000 anggota di seluruh Indonesia, bermula dari sebuah ide sederhana namun kuat yang dicetuskan oleh Dede Mansur. 

Forum ini khusus menyasar para biker berusia 40 tahun ke atas, memberikan wadah bagi mereka untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan berbagi kebaikan.

Dede Mansur, pendiri Baderhood, mengungkapkan bahwa tujuannya adalah untuk menciptakan ruang yang inklusif bagi para biker yang merasa "lebih matang" dalam kehidupan, baik dalam hal usia maupun pengalaman. 

"Kami ingin menjadikan ini bermakna, lebih bermanfaat, dan tidak terikat aturan yang ketat. Prinsip kami sederhana: kompak, santun, lucu. Kalau itu tercapai, Baderhood bisa menjadi asoy," ujar Dede, saat berbincang dengan Tribunjabar.id, belum lama ini. 

Dede menjelaskan bahwa Baderhood lebih dari sekadar para pecinta motor. Ia mengibaratkan Baderhood seperti pos ronda: sebuah tempat yang terbuka bagi siapa saja, tanpa syarat dan batasan. 

"Di pos ronda, orang bebas datang, bermain gitar, atau main catur, tanpa ada paksaan. Begitu juga di Baderhood, kami memberikan kebebasan kepada anggota untuk berinteraksi tanpa rasa terikat oleh aturan-aturan yang membuat mereka terbatas," tambahnya.

Baderhood memang berbeda dari kebanyakan klub motor. Tidak ada kewajiban mengikuti acara atau kegiatan tertentu, dan yang lebih menarik lagi, tidak ada iuran yang harus dibayar. 

Dede percaya bahwa para anggota Baderhood sudah cukup dewasa dan memiliki pengalaman hidup yang kaya, sehingga mereka tidak perlu lagi dibebani aturan yang ketat. 

"Baderhood adalah forum, bukan klub. Jadi kami membebaskan member untuk bergaul dengan siapa saja dan mengikuti acara yang mereka pilih," jelasnya.

Sebagai bagian dari konsep kebebasan ini, Baderhood memiliki banyak kegiatan sosial yang dilakukan oleh masing-masing wilayah atau yang mereka sebut dengan "TKP" (Tempat Kumpul Perwakilan).

Salah satu contoh kegiatan yang diinisiasi oleh Dede adalah "Sosis Basah", sebuah kegiatan sosial yang dilakukan setiap bulan September, di mana anggota Baderhood melakukan aksi sosial seperti menyantuni anak yatim atau membersihkan rumah ibadah. 

"Kami memberikan kebebasan kepada anggota untuk menentukan kegiatan sosial mereka, namun selalu mengingatkan untuk meninggalkan jejak kebaikan," kata Dede.

Selain kegiatan sosial, Baderhood juga kerap mengadakan acara yang lebih santai dan menyenangkan. Salah satunya adalah "Barisan Asoy", sebuah kegiatan riding seru yang dilakukan oleh anggota Baderhood di bulan Agustus, di mana mereka bisa mengeksplorasi tempat-tempat baru dan menikmati perjalanan bersama. 
.
"Kami ingin mengingatkan anggota bahwa usia bukan halangan untuk menikmati hidup dan berkumpul bersama, baik dengan sesama biker maupun teman-teman dari komunitas lain," ujar Dede.

Bagi Dede, setiap perjalanan bersama anggota Baderhood menjadi kenangan yang tak terlupakan. Meski tidak semua anggota Baderhood terlibat dalam kegiatan touring, banyak dari mereka yang menikmati kebersamaan dalam berbagai bentuk, baik itu sekadar berkumpul atau menjelajah Indonesia bersama. 

"Setiap perjalanan memiliki kenikmatannya sendiri. Ada yang hanya senang berkumpul, ada yang suka riding jauh menjelajah Indonesia. Kami memberikan ruang untuk semua itu, tanpa memaksa," jelas Dede.

Tak jarang, perjalanan bersama anggota Baderhood berakhir dengan kegembiraan yang penuh tawa dan canda, termasuk kegiatan joget bersama yang menjadi ciri khas acara-acara mereka. 

"Kami ingin setiap kegiatan selalu membawa kebaikan dan kebahagiaan bagi semua anggota," tambahnya.

Ke depan, Dede berharap Baderhood akan terus berkembang sebagai komunitas yang memberi manfaat dan makna, terutama bagi para anggotanya yang kini berusia 40 tahun ke atas. 

"Kami ingin Baderhood menjadi tempat yang semakin bermakna, semakin tua, semakin banyak memberikan dampak positif. Kami percaya bahwa semakin tua, kita semakin punya banyak waktu untuk memberi dan berbagi," ujar Dede. (*) 

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved