Jumat, 1 Mei 2026

Di Ngamprah ada Kolam Air Panas, DPRD Jabar Dorong Warga Ajukan Konsep Desa Wisata

Sri Dewi Anggraini mengatakan bahwa, Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah,berpotensi untuk jadi desa wisata

Tayang:
Penulis: ravi tribun | Editor: Siti Fatimah
Rahmat Kurniawan
Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Sri Dewi Anggraini mengatakan bahwa, Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) berpotensi untuk berubah status menjadi desa wisata. 

Laporan kontributor Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Sri Dewi Anggraini mengatakan bahwa, Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) berpotensi untuk berubah status menjadi desa wisata.

Pasalnya, desa tersebut memiliki kolam air panas alami yang bisa dijadikan objek wisata.

Hal itu terungkap saat Sri Dewi melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Desa Wisata di Bandung Barat pada Jumat (24/1/2025).

"Kemarin itu kan pesertanya dari daerah Ngamprah, mereka menanyakan soal Desa Cimanggu, di situ ada kolam air panas alami, bisa didukung tidak bisa menjadi daya tarik atau seperti apa. Tentu kita jawab bisa, dan berpotensi sekali," kata Sri Dewi.

Sri Dewi mengungkapkan, warga Desa Cimanggu diminta untuk membuat konsep pariwisata yang berfokus pada pemandian air panas tersebut.

Hal itu dapat pula didukung dengan menyisipkan pariwisata alam untuk menambah daya tarik.

Dengan konsep yang matang, Desa Cimanggu memiliki potensi besar untuk berubah menjadi desa wisata.

"Artinya untuk bisa  menjadi objek wisata harus betul-betul didiskusikan, direncanakan. Dengan sesama warga, dengan desa, sehingga terkonsep bagai alur wisata nya, tinggal diajukan. Nanti kan dibimbing kalau ada kurang atau perlu tambahan konsep," ungkapnya.

Sri Dewi pun mendorong warga Desa Cimanggu untuk sesegera mungkin menyusun rencana atau konsep destinasi wisata.

Dengan status desa wisata, warga dapat memeroleh keuntungan berupa peningkatan ekonomi untuk kesejahteraan warga setempat.

"Mudah-mudahan setiap desa punya keinginan dan kreativitas untuk mengelola sumber daya di desanya menjadi desa wisaakan sehingga desa di Bandung Barat kan tertata sedemikian rupa hingga dikunjungi wisatawan, berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved