Persib Bandung

Preview Persib vs Dewa United, Tim Produktif Lawan Tim Pertahanan Kokoh, Hasilnya Bakal Ramai

Persib memiliki poin 40, jika bisa menumbangkan Dewa United maka memiliki poin 43, menjauh dari posisi kedua

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Pemain Persib Bandung, David da Silva bersama Tyronne del Pino dan Ciro Alves melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Persita Tangerang pada lanjutan Liga 1 2024-2025 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (22/12/2024). Persib Bandung menghadapi Dewa United pada Liga 1 2024/2025 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jumat (17/1/2025) 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pertandingan Persib Bandung menghadapi Dewa United pada Liga 1 2024/2025 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jumat (17/1/2025) akan sengit.

Kedua tim memiliki motor penyerangan yang bagus dan menjadi tim paling banyak mencetak gol di Liga. Sehingga aksi saling menyerang akan terjadi, dengan intensitas yang tinggi.

Dewa United hingga kini sudah mencetak 32 gol, berbeda satu gol dengan Persib yang telah mencetak gol 31 gol. Memang tim tamu unggul dalam mencetak gol, namun Persib lebih sedikit kebobolannya, kini Persib baru kebobolan 13 gol, sedangkan Dewa United 20 gol.

Kedua tim memiliki motivasi tinggi untuk memenangkan pertandingan, tentu duel-duel sengit dilapangan pasti tak akan terelakkan. 

Persib kini bertekad untuk terus berada dalam tren positifnya, menjadi tim yang belum terkalahkan di Liga. Kini Persib berada di puncak klasemen sementara Liga 1, maka akan berjuang mati-matian untuk mengalahkan Dewa agar tetap berada di puncak.

Kini Persib memiliki poin 40, jika bisa menumbangkan Dewa United maka memiliki poin 43, menjauh dari posisi kedua Persebaya yang kini memiliki poin 37.

Baca juga: Analisis Persib vs Dewa United, Rotasi Maung Kembali Bekerja? Awas Aksi Mantan Incaran

Tak hanya itu kini Persib bermain dihadapan suporter sepenuhnya, setelah sebelumnya terdapat penutupan tribun selatan dan utara buntut kericuhan pasca menjamu Persija Jakarta. Otomatis, itu akan menjadi motivasi tambahan bagi Persib.

Walau demikian tak akan mudah bagi Persib untuk menumbangkan Dewa United, pasalnya Dewa juga bertekad meraih poin penuh untuk memperbaiki klasemennya.

Pemain Persib Bandung melakukan official training atau latihan resmi jelang pertandingan lanjutan Liga 1 2024-2025, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (16/1/2025). Persib akan menjamu Dewa United pada pertandingan pekan ke-19 Liga 1 2024-2025 di Stadion GBLA pada Jumat, 17 Januari 2025, pukul 19.00 WIB.
Pemain Persib Bandung melakukan official training atau latihan resmi jelang pertandingan lanjutan Liga 1 2024-2025, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (16/1/2025). Persib akan menjamu Dewa United pada pertandingan pekan ke-19 Liga 1 2024-2025 di Stadion GBLA pada Jumat, 17 Januari 2025, pukul 19.00 WIB. (gani kurniawan/tribun jabar)

Kini Dewa United berada di posisi ke-7 dengan poin 28 jika bisa mendapat poin penuh maka akan bisa naik ke posisi keempat. Sebab posisi 6, 5, dan 4 sama-sama memiliki poin 30, jika Dewa United bisa mengalahkan Persib maka akan memiliki 31 poin.

Selain itu Dewa juga ingin melanjutkan tren positifnya setelah menumbangkan Arema FC dengan skor 2-0, dan pasti akan terdapat motivasi tersendiri untuk mengalahkan Persib, sebab berada di puncak klasemen dan belum terkalahkan.

Dengan demikian pertandingan akan sengit, keduanya saling menyerang, dan kedua tim diperkuat oleh pemain-pemain yang berkualitas, dan cukup mentereng.

Menurut pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menghadapi Dewa United merupakan laga yang berat.

"Dewa United adalah tim dengan jumlah mencetak gol terbanyak di liga saat ini, kami kurang satu gol dari mereka. Jadi ini akan menjadi pertemuan dua tim menyerang," ujar Bojan, saat konferensi pers, di Stadion GBLA, Kamis (16/1/2025).

Bojan menjelaskan, mereka dalam laga terakhir meraih kemenangan. Memang Dewa United di laga terakhirnya menumbangkan Arema FC dengan skor 2-0, sedangkan Persib imbang hadapi PSBS Biak dengan skor 1-1.

"Meraka (Dewa United) mempunyai banyak pemain bagus. Jadi kemungkinan besar, ini akan menjadi pertandingan yang menarik untuk penonton, bagi kami ini akan jadi laga sulit di kandang," ujarnya.

Bojan menjelaskan, timnya bermain imbang melawan Dewa United tahun lalu (di kandang) dan sebelumnya di laga tandang bermain imbang melawan mereka di Bali.

Memang musim lalu saat Persib di kandang berakhir dengan skor imbang 2-2, dan pada musim ini putaran pertama saat Persib tandang juga berakhir dengan skor 2-2. Namun, di musim lalu saat Persib tandang berhasil menumbangkan Dewa dengan skor telak 5-1.

"Jadi ini menjadi duel tim yang memiliki kualitas, tim terorganisir dan punya pelatih yang bagus. Kami akan bermain di kandang, artinya kami akan berusaha mendapatkan hasil yang positif demi terus berada di puncak (klasemen)," kata Bojan.

Dalam laga tersebut beberapa pemain Persib absen karena cedera, seperti Febri Hariyadi, Rezaldi Hahenusa,  Dedi Kusnandar, dan Rachmat Irianto. Tak hanya itu Nick Kuipers juga absen karena sebelumnya mendapat kartu merah saat menghadapi PSBS Biak yang berakhir 1-1.

Benteng pertahanan Persib, Nick absen sedangkan tim yang dihadapinya, merupakan tim yang memiliki serangan tajam dengan gol terbanyak, Dewa United.

Bahkan penyerang Dewa United, Egy Maulana Vikri berada dideretan kedua topskor sementara di Liga 1 Indonesia, dengan mencetak 9 gol dan 5 asis.

Saat disinggung hal itu, Bojan, mengatakan, Egy bermain di kanan.

"Jadi, mungkin  Edo yang akan menjadi lawannya," ujar dia.

Bojan menegaskan, tapi dirinya tidak hanya menyoroti satu pemain Dewa United saja.

"Mereka tim yang berbahaya karena ada 3-4 pemain yang bisa mencetak gol," tuturnya.

Bojan mengatakan, tapi mereka (Dewa United) juga harus memikirkan timnya.

"Mereka juga kehilangan Mitrevski yang merupakan kaptennya," katanya.

Risto Mitreveski tersebut merupakan pemain Dewa United yang juga berposisi bek tengah, yang posisinya sama dengan Nick Kuipers pemain Persib yang juga absen di laga nanti.

"Jadi mungkin akan lebih sengit di sektor sayap. Untuk pengganti Nick juga dia mendapat gaji, jadi itu saja," ucapnya.

Namun menurut Bojan, pemain anyar Persib, Gervane Kastaneer dan Ahmad Agung, sudah bisa dimainkan saat hadapi Dewa United.

Kastaneer sudah mulai bergabung dengan tim, sejak Persib tandang ke markas PSBS Biak di Jayapura yang berakhir 1-1.

Ia sempat ikut berlatih dengan tim Persib Bandung di Jayapura sebelum menghadapi PSBS Biak, dan dua kali berlatih di Stadion GBLa, sehingga ia sudah tiga kali berlatih bersama tim sebelum menghadapi Dewa United.

Sedangkan Ahmad Agung baru tiba di Bandung malam tadi, sehingga ia baru berlatih satu kali, sebelum laga menghadapi Dewa United.

"Tadi ia (Ahmad Agung) hanya berlatih ringan dan akan ada di bench besok," ujar Bojan.

Begitu juga, kata Bojan, dengan Gervane Kastaneer akan berada di bench saat Persib hadapi Dewa United di Stadion GBLA.

"Mereka sudah siap untuk bermain," ucapnya.

Kini seluruh tribun di stadion bisa diisi oleh penonton, sebab sanksi dari Komdis PSSI penutupan tribun Utara dan Selatan, saat Persib berlaga di kandang berakhir di putaran pertama.

Penutupan itu buntut dari kericuhan yang terjadi setelah menjamu Persija Jakarta, bahkan sebelumnya sempat ada larangan adanya penonton saat Persib bermain di kandang.

Bojan mengatakan, pertandingan akan luar biasa dengan adanya Bobotoh di stadion.

"Ini akan luar biasa jika stadion bisa terisi penuh (penonton)," katanya.

Dengan didukung langsung oleh Bobotoh yang memenuhi stadion, menurut Bojan, akan jadi tekanan bagi lawan.

"Ini (penuhnya stadion) tentunya akan menjadi tekanan bagi tim lawan, sekaligus menjadi dukungan penuh bagi kami," ucapnya.

Sedangkan Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, memaparkan, di bulan Januari timnya memiliki jadwal yang berat, bermain melawan Arema yang ada di lima besar, lalu melawan Bandung yang ada di peringkat pertama, dan setelah itu menghadapi PSM Makassar.

"Saya rasa ujian pertama sudah dilakukan menghadapi Arema, dan itu jadi gambaran berada di mana tim kami," ujar Riekrink.

Riekering mengatakan, pada laga itu, di babak pertama berjalan dengan baik, tapi babak kedua timnya mulai sedikit kesulitan.

"Kini kami akan bermain melawan Persib Bandung, mereka ada di peringkat pertama, belum pernah kalah, jadi itu tujuan kami, memberi mereka kekalahan pertama," kata Riekerink

Riekerink mengatakan, tapi  masih ada PSM yang harus dihadapi di akhir bulan.

"Jadi kami jika punya ambisi, maka harus dibuktikan di laga seperti ini," ujarnya.

Saat disinggung kedua tim baik Persib dan Dewa United punya penyerangan terbaik di liga, dan jadi duel dua pelatih top di liga, Riekerink mengatakan, ini akan menjadi duel pemain top, bukan pelatih top.

"Saya katakan kepada pemain, bahwa mereka adalah yang paling penting. Sebagai contoh Guardiola itu pelatih yang bagus tapi Manchester City sedang kesulitan saat ini," tuturnya.

Riekerink menjelaskan, itu artinya kombinasi antar pemain menjadi yang paling penting dalam sepakbola.

"Dari kualitas mereka (para pemain) harus saling menguatkan satu sama lain, dan pada akhirnya mereka menerapkan taktik yang dibuat. Itu adalah tugas pelatih, tapi pemain tetap menjadi bagian paling penting, saya yakin grup ini memiliki kemampuan memanfaatkan kualitas mereka di tiap area dan menjadi keuntungan di pertandingan," kata Riekerink.

Saat ditanya terkait Persib memiliki penyerang baru, Gervane Kastanner, Riekerink mengatakan, untuk sekarang pihaknya fokus pada pemain dan formasi timnya yang disiapkan.

"Tapi pemain baru ini memberi mereka (Persib) opsi tambahan, terkadang, seperti kami di pekan lalu, Septian (Bagaskara) masuk dan mencetak enam gol musim ini," ujarnya.

Riekerink mengungkapkan, kini pihaknya juga mempunyai alternatif yang bagus sebagai pemain pengganti dan masuk dari bangku cadangan.

"Kami tidak membeli dan meminjam pemain di jendela transfer ini, dan Septian berkembang dengan sangat baik," tuturnya.

Saat disinggung pada laga nanti akan banyak suporter Persib, Riekerink, mengatakan, timnya memainkan permainan terbaik ketika ada penonton.

"Pemain terbiasa merasakan itu dalam karir sepakbola,  dan mereka bisa mengatasi tekanan dari penonton. Menurut saya, mereka (pemain) menjadi lebih termotivasi ketika bermain di depan banyak orang, untuk menghibur juga. Jadi saya harap besok akan ada atmosfer yang bagus," ucapnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved