Minggu, 24 Mei 2026

Barang Tertinggal di Stasiun atau Kereta Api saat Liburan? Jangan Panik, Lakukan 6 Tips Ini

Meningkatnya volume angkutan kereta api berdampak juga pada meningkatnya jumlah data barang tertinggal yang telah diamankan petugas.

Tayang:
tribunjabar/siti fatimah
ilustrasi kereta api dan penumpangnya 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia konsisten menyediakan layanan kereta api yang optimal, baik untuk angkutan penumpang atau barang. 

Keunggulan kereta api yang dapat dirasakan langsung masyarakat membuat minat menggunakan kereta api semakin tinggi.

Meningkatnya volume angkutan kereta api berdampak juga pada meningkatnya jumlah data barang tertinggal yang telah diamankan petugas.

Executive Vice President KAI Daop 2 Bandung, Dicky Eka Priandana menjelaskan Daop 2 Bandung mencatat ada sebanyak 1.953 barang yang tertinggal dengan estimasi nilai barang sebesar Rp 2.070.450.000,- yang berhasil diamankan petugas dan telah di masukan pada database sistem Lost and Found selama periode Januari – Desember 2024. 

“Dari jumlah tersebut, sebagian besar barang yang tertinggal sudah kembali ke pemilik. Barang tertinggal yang ditemukan tak jarang merupakan jenis barang berharga, seperti laptop, perhiasan, telepon seluler, tas, dompet, hingga paspor WNA,” kata Dicky, Rabu (1/1/2025).

Baca juga: Selama 12 Hari, 517 Ribuan Penumpang Kereta Api Datang dan Berangkat ke Wilayah Daop 2 Bandung

Dicky mengatakan, barang bawaan pelanggan merupakan tanggung jawab masing-masing, namun untuk memberikan layanan maksimal, petugas KAI akan selalu berupaya membantu mengamankan barang tertinggal yang masih ada di atas kereta api atau stasiun. 

"Bagi para pelanggan yang merasa kehilangan atau tertinggal barang di dalam kereta api atau di lingkungan stasiun, dapat melaporkan kepada petugas, antara lain kondektur yang sedang berdinas di atas kereta api, atau petugas pengamanan yang ada di stasiun atau dapat melalui contact center KAI 121," katanya.

Dalam hal penemuan barang di dalam kereta api atau di lingkungan stasiun, KAI akan langsung memberikan pengumuman atas penemuan barang tersebut melalui pengeras suara. 

Jika tidak ada pihak yang mengambil, maka barang akan disimpan di pos
pengamanan stasiun dan akan dimasukan pada pendataan sistem Lost and Found yang dimiliki KAI.

"Kami mengimbau ke para pelanggan kereta api untuk selalu menjaga dan memperhatikan barang bawaan ketika melakukan perjalanan, baik di lingkungan stasiun maupun selama dalam perjalanan KA. Sebagai antisipasi pelanggan juga sebaiknya tidak membawa barang bawaan yang berlebih. Jika memang perlu membawa barang dalam jumlah banyak, pelanggan juga dapat memanfaatkan jasa cargo atau pengiriman paket," katanya.

Berikut tips saat tertinggal barang di stasiun atau di atas KA:

1. Pelanggan agar tetap tenang dan jangan panik dan cobalah untuk mengingat lokasi terakhir kali barangnya terlihat.

2. Buat laporan pada petugas customer service on station, petugas keamanan atau kunjungi bagian Lost and Found.

3. Pelanggan juga bisa menghubungi contact center 121 melalui telepon 021121, WA (0811-1211-1121) atau direct message (DM) twitter/facebook KAI121.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved