Kamis, 7 Mei 2026

Longsor Bukit Garu di Sukabumi Timbun 100 Hektare Sawah, 5 Kampung Terancam

Bukit Garu di Kampung Lemburpasir, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, longsor hingga menutupi lahan persawahan warga.

Tayang:
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Januar Pribadi Hamel
Istimewa/via P2BK Pabuaran
Longsor Bukit Garu menutup sekitar 100 hektare sawah di Kampung Lemburpasir, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Sukabumi, longsor juga mengancam 5 kampung. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Bukit Garu di Kampung Lemburpasir, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, longsor hingga menutupi lahan persawahan warga.

P2BK Pabuaran, Rida Agung Yogasmara, mengatakan, peristiwa terjadi sekira pukul 13.00 WIB - 14.00 WIB, Minggu (22/12/2024).

Anehnya, longsor terjadi saat cuaca panas. Rida mengatakan, dua hari lalu wilayah Pabuaran memang diguyur hujan deras berturut-turut. Terlebih kondisi tanah di bawah bukit itu merupakan pasir.

"Itu terjadi longsoran sebenarnya bukit ya bukan gunung, Bukit Garu di Kampung Lemburpasir, Desa Sirnasari," kata  Rida kepada Tribun di Kantor Kecamatan Pabuaran, Senin (23/12/2024). 

Menurut Rida, pada hari itu aktivitas warga sekitar sedang berada di persawahan yang lahannya terasering.

Baca juga: Gunung Jayanti Sukabumi Longsor, Jalurnya Terlihat dari Jarak Ratusan Meter, Tak Ancam Pemukiman

"Cuman karena mereka sudah tahu ada indikasi untuk ada perobahan tanah, pergeseran tanah di gunung tersebut, mereka alhamdulillah bisa melarikan diri secepatnya evakuasi ke wilayah aman, ke titik aman," kata Rida. 

Rida menyebutkan, akibat kejadian itu menyebabkan seratusan hektare sawah tertimbun dan mengancam 5 kampung di Desa Sirnasari. Longsor juga menutup aliran sungai sepanjang 200 meter.

"Kurang lebih kayanya 100 hektare (sawah tertimbun), itu masih dalam penghitungan pihak terkait. 

"Sangat mengancam (permukiman), karena emang tebing bukit tersebut kurang lebih sekitar berapa puluh kilo meter kan itu semua lerengnya patah dan di bawah ada pemukiman, di situ ada kampung Lemburpasir, Darmawangi, ada Cipalahlah, itu masih satu Desa Sirnasari, ada lagi Talaga, ada Cibeber 2, mungkin banyak," ucap Rida.

Rida menjelaskan, sebagian warga yang rumahnya terancam diungsikan ke tempat lebih aman. Mereka ada yang diungsikan di majelis dan sekolah.

"Warga dari kemarin pascakejadian, warga beberapa titik yang emang betul-betul sangat terancam kita evakuasi ke daerah-daerah aman, ini karena kedaruratan itu mereka sekarang ngungsi di Majelis, di sekolahan, bangunan-bangunan sekolahan," ujar Rida. (*) 

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved