Rabu, 15 April 2026

Perkuat Pertahanan Udara RI, PT Len Siapkan 13 Radar GCI, Ternyata Ini Kelebihannya

Sistem radar yang berfungsi mendeteksi dan melacak berbagai jenis ancaman udara, semisal pesawat terbang, drone, dan rudal pada jarak jauh.

istimewa
PT Len Industri memperkuat pertahanan udara Indonesia salah satunya melalui penyiapan 13 unit radar ground controlled interception (GCI) yang mempunyai teknologi canggih. Radar GCI sebagai salahsatu dari bagian penting kerjasama government to government, yakni pemerintah RI dengan Perancis. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PT Len Industri memperkuat pertahanan udara Indonesia salah satunya melalui penyiapan 13 unit radar ground controlled interception (GCI) yang mempunyai teknologi canggih. Radar GCI sebagai salahsatu dari bagian penting kerjasama government to government, yakni pemerintah RI dengan Perancis.

Sistem radar yang berfungsi mendeteksi dan melacak berbagai jenis ancaman udara, semisal pesawat terbang, drone, dan rudal pada jarak jauh. Adanya radar ini, TNI AU sebagai user akan mempunyai kemampuan pengawasan udara lebih baik dan bisa merespon dengan cepat terhadap segala bentuk ancaman yang mungkin terjadi.

Direktur Utama PT Len Industri, Bobby Rasyidin menyatakan jika pengadaan 13 radar GCI ini kontribusi PT Len Industri dalam mendukung program modernisasi dan penggantian alutsista TNI AU. Radar GCI ini, katanya, tidak hanya akan meningkatkan kemampuan pertahanan udara, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan industri pertahanan nasional.

"Memiliki jangkauan lebih dari 400 kilometer, radar GCI ini radar dengan jangkauan terjauh di Indonesia, dengan kemampuan mendeteksi, mengukur jarak, dan mengidentifikasi objek-objek pesawat dengan keakuratan yang tinggi serta dilengkapi dengan fungsi Identification Friend or Foe (IFF), yaitu kemampuan dalam mengidentifikasi objek yang menjadi kawan maupun lawan/musuh," ucapnya, Kamis (12/12/2024).

Dalam operasinya, lanjut Bobby, pengontrol radar GCI dapat memberikan pengarahan dan pengawalan terhadap pesawat tempur dalam melakukan pencegatan atau interception.

Dengan kemampuan ini, radar GCI mempunyai peran krusial dalam membangun Network Centric Warfare (NCW), sebuah doktrin peperangan yang berbasis pada konektivitas jaringan komunikasi dan data secara real time dari markas ke unit-unit tempur dan sebaliknya.

"Kami terus berupaya mengembangkan teknologi radar GCI yang semakin canggih dan mandiri, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pertahanan Indonesia di masa depan," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved