Minggu, 19 April 2026

Banjir dan Longsor di Sukabumi

Jeritan Warga Cikaranggeusan Sukabumi, Baru Tersentuh Bantuan Setelah Berhari-hari Terdampak Bencana

Warga berharap pemerintah untuk segera membantu karena walaupun tanggap dan maksimal menyikapi dampak musibah ini, tapi kemampuannya terbatas.

istimewa
Penampakan rumah warga di Desa Cikaranggeusan, Kecamatan Jampangkulon, Sukabumi yang rusak oleh longsor. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Ratusan Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana di Desa Cikaranggeusan, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, baru tersentuh bantuan semenjak terjadi bencana pada Rabu (4/12/2024) lalu.

Kepala Desa Cikaranggeusan, Ino, mengatakan, terdapat 137 KK yang terdampak bencana longsor di desanya.

"Bencana di Desa kami itu longsor, pergerakan tanah, longsor tebing-tebing, perbukitan, merusak rumah-rumah warga, yang kena dampak bencana 137 kepala keluarga," ujar Ino kepada Tribun via telepon, Senin (9/12/2024).

Ino mengatakan, bantuan tenda darurat dapur umum baru datang dari BPBD tadi malam.

Namun, warga masih belum mendapatkan bantuan tenda darurat untuk mengungsi, ratusan warga yang rumahnya rusak parah akibat longsor masih mengungsi di rumah saudaranya.

"Cikaranggeusan udah ada alhamdulillah malam udah ada dari BPBD ngasih tenda dapur, membutuhkan tenda 5 titik, baru dapat 1," ucap Ino.

Ino pun memberikan gambaran lokasi rumah rusak akibat banjir dan longsor. Terlihat ada setengah badan rumah tertimbun longsor hingga rumah luluh lantah rusak parah diterjang longsor.

"Saya berharap pemerintah terkait untuk segera membantu warga saya. Karena walaupun kami tanggap dan maksimal menyikapi dampak musibah ini, tapi kemampuan kami terbatas," ujar dia.

Ino mengatakan, saat ini terjadi longsor susulan, bahkan rumahnya juga terkena longsoran.

"Ini saya baru pulang antre isi bensin di pom, sekarang ada lagi longsor susulan, rumah saya juga kena, ini saya arah pulang," kata Ino.

Ino menjelaskan, kerusakan akibat longsor susulan semakin bertambah dan warga terdampak juga bertambah. 

"Rumah saya kena, semakin bertambah yang terdampak, kerusakan bertambah," ujarnya. (M Rizal Jalaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved