Rabu, 29 April 2026

Wapres Gibran ke Sukabumi

Pergerakan Tanah Meluas di Cikembar Sukabumi, BNPB Dirikan Posko Pengungsian, Gelontorkan Bantuan

Badan Nasiona Penanggulangan Bencana  (BNPB) mendirikan tenda darurat di titik lokasi pengungsian yang berada di halaman sekolah SD Tegalpanjang 2.

Tayang:
Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Januar Pribadi Hamel
Tribun Jabar/Dian Herdiansyah
Posko BNPB di halaman SD Tegalpanjang 2 Cikembar Sukabumi. 

Laporkan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah. 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Badan Nasiona Penanggulangan Bencana  (BNPB) mendirikan tenda darurat di titik lokasi pengungsian yang berada di halaman sekolah SD Tegalpanjang 2 untuk penyitas pergerakan tanah di Cikembar, Kabupaten Sukabumi. 

Dampak pergerakan tanah di Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar ini terus terjadi dan mengakibatkan rumah milik warga rusak. 

Kepala BNPB Letnan Jendral TNI Suharyanto mengatakan, pemerintah provinsi maupun Kabupaten Sukabumi sudah menetapkan status tanggap darurat.

Baca juga: Gibran Dibonceng Naik Motor Trail ke Lokasi Terpencil di Sukabumi, Tinjau Dampak Pergerakan Tanah

Selaku pemerintah pusat, akhirnya melakukan penanganan bencana. Termasuk di pergerakan tanah Cikembar

"Artinya pemerintah pusat lewat BNPB langsung memberikan bantuan dan baru saja juga bapak Wakil Presiden RI datang ke sini (Cikembar) memberikan bantuan baik moril arahan memberikan bantuan materil, Printah langsung kepada saya sebagai Kepala BNPB untuk mengatasi sampai tuntas," ujarnya seusai mendampingi Wapres Gibran di Cikembar, Jumat (06/12/2024). 

Respon cepat semua pihak, para penyitas pergerakan tanah Cikembar Sukabumi terdapat dua lokasi pengungsian. 

Selain itu, bersama dengan datangnya Wapres Gibran, BNPB memberikan ratusan paket sembako untuk para korban. 

Baca juga: Datangi Sukabumi, Wapres Gibran Lihat Langsung Tenda Pengungsian, Dengarkan Keluhan Warga

"Di titik ini ada 300 lebih pengungsi masyarakat terdampak Kabupaten Sukabumi, ada dua titik tapi di sini paling banyak," kata Suharyanto. 

Termasuk adanya dapur umum yang didirikak Kemensos. Begitu juga relawan - relawan bertekat untuk menagani masyarakat terdampak ini sampai tuntas.

"Kementrian sosial juga sudah turun menggelar dapur umum dan kami pastikan untuk kebutuhan logistik selama tanggap darurat kita akan penuhi secara maksimal," tuturnya. 

Terakhir pesan Wakil Presiden Gibran saat datang ke lokasi pengungsian, untuk terus memperhatikan para korban. 

"Bapak Wapres berpesan tadi sampai ada tenda kotor saja beliau nanya kenapa itu kotor?  Ada anak-anak yang tidak sekolah, ada yang luka itu ditanya dan sangat besar perhatian beliau kepada masyarakat," tutupnya. (*)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved