Selasa, 21 April 2026

Banjir dan Longsor di Sukabumi

Kembali Terjadi Longsor di Jalan Raya Sukabumi-Palabuhanratu, Akses Jalan Putus Total

Longsor mengakibatkan akses jalan raya tertutup total tidak bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Tribun Jabar/ M Rizal Jalaludin
Akses Jalan Raya Nasional Sukabumi Palabuhanratu tertutup total akibat longsor di Kp Cibogo, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Sukabumi, Rabu (4/12/2024). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Longsor kembali terjadi di titik berbeda di Jalan Nasional Sukabumi - Palabuhanratu, tepatnya terjadi di Kampung Cibogo, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, peristiwa terjadi sekira pukul 09.00 WIB, Rabu (4/12/2024).

Longsor tebing terjadi akibat hujan deras, kejadian ini mengakibatkan akses jalan raya terputus total tidak bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Bahkan, sampai saat ini longsoran kecil masih terjadi.

Kasatlantas Polres Sukabumi, AKP Fiekry Adi Perdana, mengatakan, longsor jalur Sukabumi - Palabuhanratu via jalan Nasional ini pun tutup total.

"Demikian kami laporkan tepatnya di jalur nasional, ini longsoran terbaru, ini kurang lebih ada 42 menit ke belakang, baru tadi longsor, untuk sementara waktu jalur via Warungkiara menuju Sukabumi dan yang akan ke Palabuhanratu tutup total," ujarnya kepada awak media di lokasi.

Baca juga: BREAKING NEWS: Banjir Kepung Palabuhanratu Sukabumi, 24 Orang Terjebak di Puskesmas

Fiekry menjelaskan, saat ini proses evakuasi material longsor masih menunggu alat berat dari Kementerian PUPR. Petugas kepolisian pun terlihat masih berjaga di lokasi.

Akibat longsor yang menutup jalan raya dan drainase jalan raya, genangan air banjir pun terlihat di lokasi.

"Kami sedang menunggu beko dari PUPR Nasional, mudah-mudahan segera hadir dan mudah-mudahan segera dievakuasi dan masyarakat bisa melintas. Sama sekali tertutup total untuk roda dua, roda empat tidak bisa melintas sama sekali dan memang rawan, kita lihat juga hujan pun semakin deras," ucap Fiekry.

Dari kejadian ini, Fiekry mengimbau agar pengendara menepi mencari tempat aman karena kondisi masih hujan deras disertai angin.

"Demikian kami imbau kepada masyarakat untuk yang akan melintas ke arah Palabuhanratu dan sebaliknya, hujan semakin besar, silahkan menepi dulu untuk mencari tempat aman, sehingga aman, tertib di jalan, supaya tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan," ujar dia.*

Baca juga: Longsor Tutup Akses Jalan Nasional Sukabumi-Palabuhanratu di Bantargadung, Kendaraan Tak Bisa Lewat

#TribunBreakingNews

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved