DPRD Jabar: Garut Harus Jadi Prioritas Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Sekolah
Dengan melihat sejumlah kondisi, program makan bergizi gratis sangat dibutuhkan dan harus terealisasi di seluruh Kabupaten Garut
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Adhikarya Parlemen
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Program makan bergizi gratis yang menjadi salah satu unggulan dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka segera diluncurkan pada Januari 2025 mendatang.
Program ini ditujukan untuk anak-anak sekolah di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Garut yang diharapkan menjadi prioritas pelaksanaannya.
Anggota DPRD Jabar Dapil Garut, Dede Kusdinar, menegaskan bahwa program ini harus menyentuh seluruh wilayah Garut, mengingat sejumlah faktor sosial-ekonomi yang mendesak.
Berdasarkan indikator kemajuan pembangunan daerah, Garut masih berada di urutan ke-25 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, yang terkait erat dengan tingkat kesehatan, pendidikan, dan daya beli masyarakat yang relatif rendah. Kondisi ini diperburuk dengan tingginya angka stunting di wilayah tersebut.
"Dengan melihat kondisi tersebut, program makan bergizi gratis sangat dibutuhkan dan harus terealisasi di seluruh Kabupaten Garut," ujar Dede Kusdinar.
Selain memberikan manfaat langsung bagi anak-anak sekolah, program ini diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah.
Kabupaten Garut, yang kaya akan hasil pertanian, memiliki potensi besar sebagai sumber gizi, terutama dari produk pertanian dan peternakan seperti domba. Potensi lokal ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis.
Anggota Fraksi Partai Gerindra ini menambahkan, implementasi program ini dapat mendongkrak kesejahteraan masyarakat, terutama para pelaku usaha pertanian dan peternakan lokal.
Produk yang dihasilkan oleh mereka bisa digunakan dalam pembuatan makanan bergizi gratis, sehingga pemasaran produk mereka menjadi lebih terjamin.
Lebih lanjut, Dede juga berharap agar program ini melibatkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Dengan demikian, selain memberikan manfaat gizi bagi anak-anak, program ini juga bisa meningkatkan pendapatan desa dan mendukung keberlanjutan ekonomi lokal.
"Jika Bumdes terlibat, maka pendapatan desa juga bisa meningkat, dan ini akan memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat Garut," tambahnya.
Dengan komitmen penuh dari berbagai pihak, program makan bergizi gratis diharapkan bisa membawa perubahan signifikan bagi kualitas hidup anak-anak dan memperkuat perekonomian di Kabupaten Garut.
| Tati Supriati Irwan Dorong Pelajar SMK Pasundan Aktif Sampaikan Aspirasi Demokrasi untuk Siswa SMK |
|
|---|
| Pelaksanaan SPMB Sekolah Maung, Ini Kata Anggota Komisi V DPRD Jabar Zaini |
|
|---|
| Zaini Shofari Bahagia atas Juara Hattrick Persib, Harapkan Musim Lebih Baik di Bawah Pelatih Igor |
|
|---|
| Aceng Malki Minta Anggaran Panti Lansia Tak Diefisiensi |
|
|---|
| Aceng Malki Soroti Kondisi Panti Lansia di Sukabumi, Kekurangan Anggaran hingga Fasilitas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Anggota-DPRD-Jabar-Dapil-Garut-Dede-Kusdinar.jpg)