Selasa, 14 April 2026

Cirebon dan Kuningan Siap Hadapi Musim Hujan, Fokus Antisipasi Banjir dan Longsor

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon dan Kuningan kini bersiap menghadapi musim hujan dengan memperkuat langkah antisipasi bencana alam.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Januar Pribadi Hamel
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon dan Kuningan kini bersiap menghadapi musim hujan dengan memperkuat langkah antisipasi bencana alam. Kedua daerah strategis di Jawa Barat ini menandatangani kerja sama yang berfokus pada penanggulangan banjir dan longsor. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto 

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon dan Kuningan kini bersiap menghadapi musim hujan dengan memperkuat langkah antisipasi bencana alam.

Kedua daerah strategis di Jawa Barat ini menandatangani kerja sama yang berfokus pada penanggulangan banjir dan longsor.

Langkah tersebut diambil sebagai upaya bersama dalam menghadapi ancaman banjir di wilayah hilir Cirebon akibat luapan Sungai Cisanggarung, serta longsor yang rawan terjadi di kawasan pegunungan Kuningan.

Kerja sama ini dianggap penting mengingat Sungai Cisanggarung yang hulunya berada di Kuningan sering meluap dan berdampak pada wilayah Cirebon Timur.

Pj Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menegaskan, bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk mencegah bencana yang rutin mengancam wilayahnya.

"Ini adalah tonggak baru dalam upaya kita menghadapi musim penghujan."

"Dengan kerja sama ini, kami tidak lagi berjalan sendiri dalam menghadapi potensi banjir. Kami siap melindungi masyarakat lebih efektif," ujar Wahyu dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/10/2024).

Wahyu berharap kolaborasi ini mampu meminimalkan dampak banjir di Cirebon, khususnya di daerah-daerah yang selama ini menjadi langganan banjir.

Di sisi lain, Pj Bupati Kuningan, R. Iip Hidayat, juga menekankan bahwa upaya ini bukan hanya sekadar formalitas.

Ia menyebut kerja sama ini sebagai langkah konkret dalam mencegah longsor dan mengelola air sungai dengan lebih baik.

"Sebagai daerah hulu, Kuningan memiliki tanggung jawab besar untuk mencegah terjadinya bencana di hilir. Kami akan memperkuat tanggul, membangun dam dan mengajak masyarakat lebih bijak dalam menjaga lingkungan, terutama terkait pengelolaan sampah," ucap Iip.

Selain itu, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) juga akan dilibatkan dalam pengelolaan sungai serta penanganan sedimentasi yang menjadi salah satu penyebab utama banjir di Cirebon.

Dengan kerja sama yang menyeluruh, baik Wahyu maupun Iip optimis risiko bencana yang sering kali merugikan infrastruktur dan kehidupan ribuan warga, terutama para petani, dapat ditekan seminimal mungkin. (*)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved