Selasa, 9 Juni 2026

Ayah Dony Ahmad Munir Meninggal

Jejaring Pesantren KH Moch Subki, Ayah Dony Ahmad Munir yang Wafat Hari Ini di Sumedang

KH Moch Subki Ma'mun, tokoh NU di Sumedang yang juga ayah Bupati Sumedang periode 2018-2023, Dony Ahmad Munir, meninggal dunia, Senin (9/9/2024).

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Istimewa
Dony Ahmad Munir dan Fajar Aldila mengunjungi ayah Dony, KH Subki Ma'mun, yang sedang terbaring sakit, Selasa (27/8/2024) sore. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kiki Andriana dari Sumedang

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - KH Moch Subki Ma'mun, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) di Sumedang yang juga ayah Bupati Sumedang periode 2018-2023, Dony Ahmad Munir, meninggal dunia, Senin (9/9/2024) dini hari. 

Di Sumedang, Moch Subki sangat diperhitungkan. Jasanya dalam bidang dakwah Islam, politik, dan pendidikan formal serta pesantren tradisional sangat besar. 

Subki punya jejaring pesantren yang cukup besar.

Lembaga pesantren dan sekolah formal yang terkait dengan keluarga Subki dan Dony Ahmad Munir tersebar di sejumlah kecamatan di Sumedang

Ciri khas dari jejaring pesantren Subki adalah namanya melekat pada nama pesantren, yakni Al-Ma'mun, diambil dari nama akhir KH Moch Subki Ma'mun. 

Selain yang dinamai Al-Ma'mun, ada pula yang dinamai Al-Munir, yang merupakan nama akhir Dony Ahmad Munir. Semua lembaga ini terhubung satu sama lainnya. 

Baca juga: BREAKING NEWS, KH Subki Mamun Tokoh NU Sumedang Ayah Dony Ahmad Munir Meninggal Dunia 

Berawal dari dua santri

Pesantren pertama yang dibangun dengan nama Al-Ma'mun adalah Pondok Pesantren Al-Ma'mun yang berlokasi di Gunungdatar, Kecamatan Tanjungkerta. 

Pesantren ini pada tahun 2004 mulai diurus oleh Hasan Manshur, jebolan pesantren tua Babakan Ciwaringin, Cirebon.

Awalnya, pesantren ini hanya punya dua santri yang bermukim, ditambah santri-santri yang "ngalong", yaitu yang mengaji tapi tidak tidur di asrama/kobong.  

Baca juga: Dony-Fajar Sebut Pesan Kampanye di Pilkada Sumedang Bukan Lagi Akan

Pada 2005, jumlah santri yang mondok mulai meningkat.

Ini bersamaan dengan diadakannya lembaga pendidikan formal SMK Al-Ma'mun yang mewajibkan siswa-siswanya sekaligus mondok di Pesantren Al-Ma'mun. (*)

Jejaring Pesantren KH, Moch Subki Ma'mun

1. SMK Al-Ma'mun Gunungdatar, Tanjungkerta. 

2. SMK Al-Ma'mun Cibugel di Kecamatan Cibugel

3. SMK Al-Ma'mun Surian di Kecamatan Surian

3. Madrasah Aliyah Plus Al-Munir di Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan

4. MTs Istigfarah di Margalaksana Sumedang Selatan

5. MTs Almunawaroh di Awilarangan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved