3 Kecamatan di Pangandaran Alami Kekeringan, Warga Kesulitan Mendapatkan Air Bersih 

Masih musim kemarau, 3 Kecamatan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengalami kekeringan hingga kesulitan air bersih.

Penulis: Padna | Editor: Januar Pribadi Hamel
eki yulianto/tribun jabar
ILUSTRASI kekeringan. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Masih musim kemarau, 3 Kecamatan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengalami kekeringan hingga kesulitan air bersih.

Tiga Kecamatan yang terdampak kekeringan ini yakni, Kecamatan Mangunjaya, Kecamatan Cijulang dan Kecamatan Parigi.

Banyak warga di tiga Kecamatan tersebut yang kesulitan air untuk kebutuhan rumah tangga dan kekeringan sejumlah lahan sawah.

Baca juga: Ratusan Hektare Lahan Sawah di Indramayu Alami Kekeringan, Petani Khawatir Gagal Panen

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik di BPBD Kabupaten Pangandaran, Supiatno, menyampaikan, memang dampak kekeringan ini kenaikannya cukup signifikan. 

"Setiap harinya, beberapa wilayah ada permintaan air bersih. Tapi alhamdulillah, masih ter-cover oleh BPBD," ujar Supianto melalui seluler, Jumat (23/8/2024) pagi.

Dalam arti, untuk sementara ini pemenuhan kebutuhan air masyarakat di sejumlah wilayah terdampak kekeringan masih bisa terpenuhi.

"Jika banyak terdampak kekeringan tentu BPBD akan meminta bantuan kepada PDAM atau stakeholder lain," katanya. 

Baca juga: Sawah Ribuan Hektare di Bandung Barat Terancam Kekeringan, Tersebar di Enam Kecamatan

Kecamatan terdampak kekeringan paling parah yakni Kecamatan Cijulang warga di Desa Margacinta yang nyaris setiap hari meminta bantuan air.

Disusul permintaan air warga di Desa Batukaras, Kecamatan Parigi di Desa Cintaratu, Desa Karangbenda dan Desa Parakanmanggu.

Kemudian berdampak terhadap kekeringan di lahan area pesawahan yang kebanyakan memanfaatkan air dari tadah hujan. 

"Jadi, ada lahan pesawahan di sini banyak memanfaatkan air hujan. Akhirnya, sejumlah petani di Pangandaran belum bisa menggarap sawah atau menanam padi," ucap Supianto. (*)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved