Senin, 13 April 2026

Lumba-lumba Risso Mati Terdampar di Pantai Timur Pangandaran, Diduga Akibat Suhu Panas Tinggi

Diduga akibat suhu panas tinggi di musim kemarau, seekor lumba-lumba risso mati terdampar di pantai timur Pangandaran Jawa Barat.

Penulis: Padna | Editor: Januar Pribadi Hamel
Istimewa
Sejumlah personel hendak menguburkan lumba-lumba yang mati terdampar di pantai timur Pangandaran. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Diduga akibat suhu panas tinggi di musim kemarau, seekor lumba-lumba risso mati terdampar di pantai timur Pangandaran Jawa Barat.

Seekor mamalia laut ini pertama ditemukan mati oleh sejumlah nelayan yang beraktivitas di pantai timur Pangandaran, Rabu 21 Agustus 2024 sekitar pukul 10.25 WIB.

Kemudian datang sejumlah petugas SatPol Airud Polres Pangandaran, pemandu wisata dan Resort KSDA Wilayah XXI Pangandaran.

Baca juga: VIRAL Seekor Lumba-lumba Ditemukan Lemas Terjebak Sampah di Muara Pesisir Pantai Cianjur

Kepala Resort KSDA Wilayah XXI Pangandaran, Kusnadi mengatakan, setelah mendapat informasi dari nelayan adanya seekor lumba-lumba yang mati pihaknya langsung mendatangi lokasi.

"Lumba-lumba risso itu sudah mati dan terdampar di pinggir pantai," ujar Kusnadi kepada Tribun Jabar di balai KSDA Pangandaran, Rabu (21/8/2024) siang.

Setelah itu, lumba-lumba yang sudah mati tersebut dievakuasi dan dibawa ke Ciborok pantai barat untuk kemudian dikuburkan.

"Kita kuburkan agar tidak bau dan tidak ada orang yang mengganggu," katanya.

Baca juga: Pantai Pangandaran Dihebohkan Lumba-lumba Ukuran Besar yang Terjerat Tambang dan Terdampar

Kondisi di tubuh lumba-lumba ini, memang ada luka-luka yang mungkin akibat benturan bebatuan yang ada di bibir pantai timur Pangandaran. "Tapi, itu tidak terlalu parah," ucap Kusnadi.

Lumba-lumba risso dengan jenis kelamin betina dewasa ini memiliki ukuran panjang badan 2,25 meter, lingkar badan 134 cm, panjang kepala 34 cm.

Kemudian, sirip depan 45 cm, sirip atas 42 cm, sirip belakang 40 cm dengan bentang sirip 60 cm dan berat kurang lebih 95 Kg. 

"Dugaan lumba-lumba mati karena sekarang musim kemarau yang mengakibatkan lumba - lumba sakit hingga akhirnya mati. Sedangkan mamalia laut ini, memerlukan air dengan cuaca yang dingin," ujarnya. (*)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved