Selasa, 28 April 2026

Polresta Bandung Siap Amankan Pilkada 2024, Turunkan Ribuan Personel Gabungan

Operasi Mantap Praja 2024 digelar Polresta Bandung untuk mengamankan jalannya kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung.

Penulis: Adi Ramadhan Pratama | Editor: Giri
Tribun Jabar/Adi Ramadhan Pratama
Pelaksana Harian (Plh) Kapolresta Bandung, AKBP Maruly Pardede.  

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Operasi Mantap Praja 2024 digelar Polresta Bandung untuk mengamankan jalannya kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung pada November 2024.

Pelaksana Harian (Plh) Kapolresta Bandung, AKBP Maruly Pardede, mengatakan, pada Operasi Mantap Praja 2024 tersebut pihaknya bersama instansi lainnya sudah menyiapkan ribuan personel.

"Pelaksanaan pengamanannya sesuai dengan tahapan, total itu sebanyak 1.765 personel untuk mengamankan di 6.500 TPS," ujar Maruly, Selasa (20/8/2024).

Maruly mengatakan pihaknya sudah melakukan pemetaan daerah-daerah yang rawan saat Pilkada nanti. Daerah tersebut akan mendapatkan pengamanan khusus yang berbeda.

Baca juga: M Farhan Sebut Putusan MK Tak Akan Ganggu Kesolidan Koalisi NasDem-PKB di Pilkada Kota Bandung

Dengan skala prioritas dalam pengamanan Pilkada Kabupaten Bandung 2024, Maruly menegaskan pihaknya tetap mengedepankan upaya preemtif dan preventif di semua daerah.

"Kami juga melakukan pola-pola pengamanan yang sifatnya berjangka dan berjenjang. Berjenjang di sini adalah ada pola pengamanan yang mungkin situasinya di TPS atau lokasi tersebut," katanya.

Baca juga: RESMI, PKS Dukung Lucky Hakim & Syaefudin di Pilkada Indramayu 2024, Rekom Diserahkan Ahmad Syaikhu

"Seperti di (zona) hijau diamankan oleh beberapa linmas dan beberapa polisi. Yang kuning sampai dengan merah sesuai dengan tahapan yang diperlukan," ucapnya.

Meskipun begitu, Maruly mengimbau kepada semua pihak termasuk para pendukung pasangan calon untuk tetap tertib dan taat aturan hukum selama Pilkada Kabupaten Bandung berlangsung.

"Walaupun beda pendapat, beda pilihan, tetap satu, kita saudara. Dan sama-sama kita menjaga agar Kabupaten Bandung ini tetap kondusif sampai dengan selesai," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved