Jumat, 10 April 2026

Dini Hari Tadi Sukabumi Digetarkan Gempa 5,2 SM, Penyebabnya Lempeng Eurasia Geser

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Ravianto
bmkg
Peta gempa bumi 5,2 Skala Magnitudo dini hari Kamis (15/06/2024) tepatnya pukul 00.50 42 yang mengguncang Sukabumi dan sekitarnya. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,70° LS ; 106,08° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 95 Km arah barat daya kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 25 km. 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Gempa Bumi Pantai Selatan Jawa antara Sukabumi dengan Bayah Banten dengan kekuatan  5,2 Skala Magnitudo dini hari Kamis (15/06/2024) tepatnya pukul 00.50 42 dirasakan di beberapa daerah, termasuk Sukabumi

Kelapa Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, Daryono mengatakan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan 5,1 Skala Magnitudo

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,70° LS ; 106,08° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 95 Km arah barat daya kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 25 km.

"Lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas penyesaran di lempeng Eurasia (intraplate earthquake)," jelasnya. 

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip)," tutur Daryono

Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Cianjur, kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung dengan skala intensitas III MMI 

"Getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan akan truk berlalu," kata Daryono

Sementara itu daerah Bogor dan Garut dengan skala intensitas II MMI "Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang," ungkap Daryono

Daryono juga menegaskan Gempa 5,2 ini juga tidak berpotensi adanya Tsunami dan meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh informasi hoaks. 

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," tutupnya.(*)

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah. 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved