Rabu, 6 Mei 2026

Olimpiade Paris 2024

Sosok An Se-young Lawan Gregoria Mariska Tunjung di Semifinal Olimpiade Hari Ini, Juara Dunia 2023

Inilah sosok lawan yang akan dihadapi Gregoria Mariska Tunjung pada babak semifinal bulu tangkis nomor tunggal putri Olimpiade Putri 2024.

Tayang:
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
(NOC Indonesia/Naif Muhammad Al'as/Canon Indonesia) via Kompas
Gregoria Mariska Tunjung usai memastikan lolos ke perempat final Olimpiade Paris 2024 setelah mengalahkan Kim Ga-eun (Korea Selatan) dengan skor 21-4, 8-21, 23-21 di Porte de la Chapelle Arena, Paris, Perancis, Jumat (2/8/2024) dini hari WIB. 

TRIBUNJABAR.ID - Inilah sosok lawan yang akan dihadapi Gregoria Mariska Tunjung pada babak semifinal bulu tangkis nomor tunggal putri Olimpiade Putri 2024.

Pertandingan semifinal tersebut akan berlangsung di Porte de la Chapelle Arena hari ini, Minggu (4/8/2024) pukul 13.30 WIB.

Setelah berhasil menumbangkan jagoan Thailand, Ratchanok Intanon, Gregoria Mariska Tunjung akan melawan wakil dari Korea Selatan.

Sosok lawan Gregoria Mariska Tunjung tersebut adalah An Se-young, peraih medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020.

Selain itu, An Se-young juga adalah ranking 1 dunia saat ini.

Secara head to head, An Se-young lebih unggul daripada Gregoria Mariska Tunjung.

Gregoria selalu kalah dari tujuh pertemuan kontra An Se-young.

Duel pamungkas mereka terjadi di Singapore Open dengan kekalahan dua gim langsung 14-21 dan 21-23.

Gregoria Mariska Tunjung saat bermain di Singapore Open 2024 lawan Wang Zhi Yi, Jumat (31/5/2024).
Gregoria Mariska Tunjung saat bermain di Singapore Open 2024 lawan Wang Zhi Yi, Jumat (31/5/2024). (PBSI)

Baca juga: Jadwal Semifinal Bulutangkis Olimpiade Paris 2024, Jorji Hadapi Lawan yang Belum Pernah Dia Kalahkan

Sebelum itu, pemain yang akrab disapa Jorji itu kalah dalam dua pertemuan pada 2023 dan dua pertemuan sebelum itu pada 2022.

Gregoria kalah 16-21, 4-21 pada pertemuan keduanya di All England 2022.

Gregoria kalah dua set langsung dalam lima dari tujuh pertemuan terakhir kontra juara dunia 2023 tersebut.

Meskipun tidak unggul secara head to head, Jorji berjanji memberikan segalanya demi tempat di final.

"An Se-young pastinya adalah lawan susah. Saya mau berusaha sebaik mungkin menampilkan yang terbaik yang saya punya," kata atelt berusia 24 tahun tersebut seperti dikutip dari ANTARA.

"Saya tidak akan memikirkan hasilnya tapi saya ingin berjuang sekuat tenaga."

Terkait dengan keberhasilannya mengikuti jejak para legenda dalam diri Susi Susanti, Mia Audina, dan juga Maria Kristin yang berhasil melaju ke babak empat besar Olimpiade, Gregoria tak ingin tersanjung.

"Ini adalah pencapaian bagus untuk saya tapi kembali lagi saya tidak mau terlalu berpuas diri," tutupnya.

Berikut adalah profil An Se-young selengkapnya.

Atlet bulu tangkis tunggal putri asal Korea Selatan, An Se-yong.
Atlet bulu tangkis tunggal putri asal Korea Selatan, An Se-yong. (BWF)

Profil An Se-young

An Sep-young merupakan atlet bulu tangksi tunggal putri kelahiran Gwangju, 5 Februari 2002.

Atlet yang masih berusia 22 tahun ini sudah menempati rekor sebagai ranking 1 dunia dan meraih medali emas pada Kejuaraan Dunia 2023.

Gelar Juara Dunia yang ia rebut itu tercatat dalam sejarah sebagai perempuan Korea Selatan pertama yang mendapatkannya.

Ia juga dinobatkan sebagai Women's Player of the Year oleh BWF pada 2023.

Baca juga: Gregoria Mariksa Jaga Asa Tradisi Emas Bulutangkis di Olimpiade Paris 2024, Melaju Semifinal

Adapun, An Se-young mulai bergabung bersama Tim Nasional Korea Selatan pada 2018. Saat itu, dirinya masih duduk di bangku SMP.

Pada tahun pertamanya bergabung bersama tim senior, An Se-young tergabung dalam tim untuk Piala Uber 2018 Bangkok sampai meraih medali perunggu.

Pada tahun 2019, ia meraih gelar BWF World Tour pertamanya di Super 300 New Zealand Open.

Saat itu, An Se-young mengalahkan peraih medali emas Olimpiade 2012 Li Xuerui di final.

Sejak saat itu, karier An Se-young pun mulai meroket dengan memenangkan Canada Open, Akita Masters, French Open, dan Korea Masters.

Pada 2019, An Se-young dinobatkan BWF sebagai Pemain Paling Menjanjikan.

Akibat COVID-19, An hanya mengikuti lima turnamen pada tahun 2020, dengan hasil terbaiknya adalah runner-up Thailand Masters dan bersama timnas meraih medali perak pada Kejuaraan Beregu Wanita Asia.

Pada tahun 2021, di usianya yang masih 19 tahun, An Se-young debut di Olimpiade 2020 Tokyo.

Kala itu, An Se-young tersingkir di perempat final oleh Chen Yufei

An kemudian melaju ke final pertamanya di turnamen Super 1000, Denmark Open, tetapi ia tidak mampu menyelesaikan pertandingan.

Kala itu, An Se-young harus puas menjadi runner-up dari Akane Yamaguchi.

Pada festival bulu tangkis Indonesia yang diselenggarakan di Bali, An Se-young berhasil menjuarai ketiga turnamen tersebut setelah di final ia mengalahkan Yamaguchi di Indonesia Masters, Ratchanok Intanon di Indonesia Open, dan PV Sindhu di World Tour Finals.

Baca berita Tribunjabar.id lainnya di Google News.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved