Adopsi Kemampuan Hingga Sport Science, Pesan Budiana ke Tim Squash yang Try Out ke Malaysia
Ketua KONI Jabar, M Budiana, berpesan kepada para atlet dan pelatih untuk memanfaatkan try out di Malaysia dengan sebaik-baiknya.
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Kemal Setia Permana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Tim squash Jabar akan menggelar try out ke Malaysia untuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional atau PON XXI Aceh-Sumut 2024, yang akan digelar September.
Saat melepas para atlet dan pelatih squash Jabar, Ketua KONI Jabar, M Budiana, berpesan kepada para atlet dan pelatih untuk memanfaatkan try out di Malaysia dengan sebaik-baiknya.
"Negara yang dituju pasti ada yang lebih daripada kita, squash Malaysia lebih daripada kita, maka kita adopsi kemampuan mereka baik dari sisi latihan hingga sport science," kata Budiana, di Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Kamis (1/8/2024).
Baca juga: KONI Jabar Ajak Tribun Bersinergi Sukseskan PON XXI Aceh-Sumut, Targetkan Hattrick Juara Umum
Dengan demikian, kata Budiana, squash Jabar akan memiliki nilai lebih untuk mendukung Jabar bisa menjadi juara umum, mengulang sukses juara umum di PON 2016 dan 2020.
"Jadilah tamu yang baik, jaga harkat dan martabat indonesia serta Jabar," ujar Budiana.
Sementara Ketua Pengprov Jawa Barat Persatuan Squash Indonesia, Daud Achmad, menyebutkan bahwa total atlet yang akan diberangkatkan ke Malaysia, sebanyak 11 orang.
Atlet putri akan berangkat tanggal 5 Agustus sementara atlet putra 8 Agustus.
"Mereka akan kembali pada 3 September dan tanggal 7 September, langsung berangkat ke Medan Untuk mengahadapi Pertandingan di PON XXI," katanya.
Baca juga: KONI Jawa Barat Optimistis Bisa Cetak Hattrick Juara Pada PON XXI Aceh dan Sumatra Barat 2024
Daud mengatakan Jabar memilih Malaysia untuk try out karena di level Asia, Malaysia bagus dalam squas.
Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pelatih Malaysia terbaik dan minta lawan yang tidak terlalu rendah, seimbang dan di atas untuk berlatih.
Harapannya, kata Daud, paling tidak meningkatkan skill para atlet dan atlet bisa dilatih mental dengan bertanding.
"Bertanding dengan asing, tentu beda auranya," katanya.
Daud mengaku pihaknya menargetnya 4 medali emas di PON.
Minimal bisa mempertahankan hasil babak kualifikasi PON dan Kejurnas dengan meraih 3 medali emas.
"Adapun lawan yang paling diperhitungkan DKI dan Kalimantan Timur," katanya.
Sedangkan atlet squash Jabar, Raifa, mengungkapkan ia dan teman- temannya di Malaysia akan bertanding dengan atlet Malaysia.
"Mereka atlet top dunia, kami sebulan berlatih di sana. Kami mau mengambil pelajaran di sana untuk persiapan PON," kata Raifa. (*)
| Atlet Terjun Payung Jatuh di Pangandaran, KONI Jabar akan Beri Atensi Aspek Kemanusiaan |
|
|---|
| Dikomandoi Robby Darwis, Persib Legend Bakal Tanding Kontra KONI All Star di Singaparna Tasikmalaya |
|
|---|
| Universitas Pasundan Tawarkan 12 Jalur Masuk pada Penerimaan Mahasiswa Baru 2025 |
|
|---|
| Jarang Bahas Isu Olahraga, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Diam-Diam Berikan Perhatian Besar |
|
|---|
| Irjen Akhmad Wiyagus Jenderal Polri Asli Tasikmalaya Dapat Gelar Tokoh Olahraga Jabar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Pelepasan-atlet-squash-Jabar-di-halaman-KONI-Jabar-Kamis-182024.jpg)