Disiapkan Puluhan Ton, Warga Cimahi Bisa Dapat Beras Murah Setiap Bulan

Penyaluran beras murah untuk menekan laju inflasi itu setiap bulannya kerap diburu masyarakat.

Hilman Kamaludin / TRIBUNJABAR.ID
Pj Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi saat mengecek ketersediaan beras murah yang akan disalurkan bagi masyarakat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Warga Kota Cimahi saat ini bisa lebih mudah untuk mendapatkan beras murah setiap bulan karena pemerintah telah menyiapkan puluhan ton beras yang disalurkan ke setiap kelurahan.

Penyaluran beras murah melalui program Siapkan Beras untuk Masyarakat Kota Cimahi (SiBesti) tersebut sudah beberapa bulan terakhir kerap diburu warga karena harganya jauh lebih murah jika dibandingkan di pasar.

Pj Wali Kota Cimahi Dicky Saromi mengatakan, beras murah tersebut disediakan tiap bulan dan pihaknya berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan untuk menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pasar (SPHP) itu.

"Nanti beras murah itu langsung dikelola oleh wilayah, jadi semua masyarakat tinggal datang ke kelurahan saja atau dikelola pihak RW untuk memudahkan," ujarnya di Perkantoran Pemkot Cimahi, Jumat (26/7/2024).

Baca juga: Harga MinyaKita di Cimahi Sudah Naik, Pemerintah Awasi Agar Tetap Sesuai HET

Penyaluran beras murah untuk menekan laju inflasi itu, kata Dicky, setiap bulannya kerap diburu masyarakat, sehingga mereka tidak bergantung pada pelaksanaan operasi pasar murah atau gerakan pasar murah saja.

"Lewat program ini, beras sebagai komoditas pokok yang dibutuhkan oleh masyarakat bisa berkontribusi untuk mengendalikan inflasi daerah di Kota Cimahi," kata Dicky.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Perindustrian, Kota Cimahi, Hela Haerani mengatakan, mengatakan program SiBesti merupakan operasi beras murah untuk membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga terjangkau.

"Pada bulan ini kami menyediakan 30 ton, tapi karena melihat antusias masyarakat tinggi, kuota beras itu ditambah oleh Bulog 5 ton sehingga total menjadi 35 ton dan mudah-mudahan ke depannya bisa ditambah lagi," ucap Hela.

Program SiBesti ini, kata dia, dilaksanakan setiap hari Kamis pada akhir bulan dengan tujuan untuk mengurangi beban masyarakat dan menekan laju inflasi di wilayah Kota Cimahi.

"Harga jual beras lewat program SiBesti lebih murah dan terjangkau dibandingkan harga di pasaran. Setiap kemasan beras SPHP dijual Rp11.600 per kilogram, lalu yang 5 kilogram Rp58 ribu," katanya.

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved