Berita Viral
Viral Video Anggota DPRD Bima Ngamuk Tidak Terima Ditilang, Tak Bawa SIM dan Pajak Fortuner Mati
Sebuah video menayangkan anggota DPRD Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengamuk karena tidak terima ditilang beredar viral di media sosial.
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
TRIBUNJABAR.ID - Sebuah video menayangkan anggota DPRD Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengamuk karena tidak terima ditilang beredar viral di media sosial.
Anggota DPRD Bima yang viral tersebut bernama Rafidin.
Peristiwa ini terjadi saat Satlantas Polres Bima menggelar Operasi patuh Rinjani 2024 di Jalan Raya Panda, Sabtu (20/7/2024).
Salah satu videonya dibagikan oleh akun Instagram @lambe_turah.
Dalam video tersebut, terlihat Rafidin terlibat cekcok dengan polisi yang akan menindaknya atas pelanggaran lalu lintas.
"(Pajak) Fortuner Bapak mati," ucap anggota polisi yang bertugas seraya menunjukkan pelat nomor mobil Fortuner milik Rafidin.
Mobil Fortuner itu tercatat dengan nomor kendaraan B 1744 CLR.
Kemudian, polisi itu juga menunjukkan STNK milik Rafidin.
Baca juga: Viral Video Detik-detik Driver Ojol Histeris Tertimbun Aspal Panas di Medan, Berawal dari Truk Oleng
"STNK mati tahun 2020, pajak mati dari 2024," ucapnya.
Melihat aksi polisi itu memperlihatkan pelanggaran ke arah kamera, anggota DPRD Bima tersebut tidak terima.
"Enggak perlu dibaca begitu," ucap Rafidin.
Anggota polisi itu pun merasa dirinya diancam.
"Mau mengancam saya," kata polisi.
"Bukan mengancam, cuman enggak perlu dibaca-baca begitu," timpal Rafidin.
Pengakuan Rafidin
Setelah videonya marah-marah viral, Rafidin pun buka suara terkait peristiwa tersebut.
Rafidin mengatakan, alasan dirinya marah yaitu karena meminta agar mobil Fortuner miliknya tidak ditahan polisi.

Ia juga tidak terima polisi memeriksa pelat nomor kendaraannya.
Kendati demikian, polisi tidak mengabulkan permintaan Rafidin karena mobil tersebut menunggak pajak selama dua bulan.
Selain itu, Rafidin juga tidak membawa SIM.
Setelah mengambil SIM milik yang ia lupa bawa di rumah, ternyata masa berlaku SIM tersebut sudah berakhir.
"Saya punya SIM cuma tidak pernah lihat karena kegiatan kami di lapangan padat," kata Rafidin, dikutip dari Kompas.com, Senin (22/7/2024).
Baca juga: Viral Video Petugas Satpol PP Dorong Tukang Roti saat Penertiban di Medan, Tuai Kritik Warganet
"Ternyata SIM itu sudah mati dan harus buat ulang, akhirnya SIM itu sudah saya buat ulang," tambahnya.
Karena peristiwa ini pula, Rafidin kini telah membuat SIM baru.
"Iya barusan saya buat SIM. Saya ini sebagai warga negara taat hukum, kalau kemarin itu miskomunikasi," ungkap Rafidin.
Sementara, terkait dengan pajak kendaraan yang mati, Rafidin mengakatan bahwa hal ini masih dalam proses perpanjangan di Jakarta.
Rafidin mengaku, mobil Fortuner itu milik pribadi, namun masih atas nama orang lain.
"Bukan tidak mau perpanjang STNK itu, coba di Bima bisa sehari atau dua hari, tapi ini harus mengurusnya di Jakarta karena itu pelat mobil Jakarta," tuturnya.
(Tribunjabar.id/Rheina) (Kompas.com/Junaidin)
Baca berita Tribunjabar.id lainnya di Google News.
#BeritaViral
Sosok Salsa Erwina Hutagalung, Influencer yang Tantang Debat Ahmad Sahroni, Prestasinya Mentereng |
![]() |
---|
Viral Pemilik Toko Online Curhat Barang Returan Diduga Dijual Oknum Kurir Ekspedisi, J&T Buka Suara |
![]() |
---|
Viral, Restoran Mie Gacoan Digeruduk Polisi Cari Pendemo DPR saat Ricuh, Karyawan & Pelanggan Kesal |
![]() |
---|
Sosok Moh Zaini, Pria yang Rela Bayar Rp2,5 Juta Demi Rasakan Naik Keranda, Tubuh Dibalut Kain Kafan |
![]() |
---|
Nasib Lurah Manggarai Selatan Dikira Anggota DPR, Sidik Diamuk Massa Demo hingga Rugi Rp 60 Juta |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.