Sabtu, 25 April 2026

Dikdik Mundur Demi Maju di Pilwalkot Cimahi, Pemkot Segera Cari Sekda Baru   

Pemerintah Kota Cimahi segera mencari Sekretaris Daerah sebagai pengganti Dikdik Suratno Nugrahawansebagai yang telah resmi mengundurkan diri.

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Dok--- Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi segera mencari Sekretaris Daerah sebagai pengganti Dikdik Suratno Nugrahawansebagai yang telah resmi mengundurkan diri demi maju sebagai bakal calon Wali Kota Cimahi pada Pilkada 2024.

Seperti diketahui, surat pengunduran diri Dikdik sebagai ASN dan Sekda Kota Cimahi itu sudah diterima Pj Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi,

Dalam surat pengundurannya, Dikdik akan mengakhiri masa jabatannya mulai 1 Agustus 2024 ini.

Baca juga: Mundur dari Jabatan Sekda, Dikdik S Nugrahawan Mantap Maju Sebagai Bakal Calon Wali Kota Cimahi

Terkait hal ini, Dicky Saromi mengatakan sosok Sekda Kota Cimahi itu bakal segera dibahas agar nantinya jabatan Sekda bisa segera terisi.

"Karena jabatan itu harus ada yang menangani juga, bentuknya seperti apa, sedang dan akan saya bahas juga," ujarnya di SMPN 1 Cimahi, Kamis (18/7/2024).

Dengan begitu, roda pemerintahan tetap bisa berjalan dengan baik dan Dicky sendiri akan tetap fokus menjalankan tugasnya sebagai Pj Wali Kota Cimahi, termasuk menyukseskan tahapan pelaksanaan Pilkada 2024.

Selama Pilkada nanti, pihaknya akan berkomitmen untuk menjaga dan memperhatikan para ASN ini agar tidak memihak apalagi sampai terlibat dalam politik praktis.

Baca juga: Bagja Setiawan Buka Peluang Berpasangan dengan Dikdik Suratno pada Pilkada Cimahi 2024

"Oleh karena itu saya selaku Penjabat Wali Kota Cimahi, maka yang pertama kali yang harus saya lakukan pada kalangan ASN, saya jaga betul, apalagi bila mana di kalangan ASN ada yang mencalonkan di Pilkada," kata Dicky.

Pihaknya memastikan tidak akan membiarkan adanya ASN yang melakukan pengerahan dukungan terhadap calon tertentu, termasuk kepada mantan ASN Pemkot Cimahi yang memutuskan bertarung pada Pilkada 2024.

"Gak ada (pengerahan ASN), saya menjamin itu dan jangan sampai ada hal-hal yang seperti itu," ucapnya.

Sementara jika ada ASN yang terlibat politik praktis dan tidak netral pada Pilada nanti, tentu pihaknya akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved