Jumat, 1 Mei 2026

Pemicu Geng Motor di Cimahi Serang Warga Secara Brutal, Terindikasi Ingin Cari Lawan

Dalam aksi penyerangan itu mereka sudah menyiapkan senjata seperti celurit, benda keras seperti balok, sehingga terindikasi ingin mencari lawan.

Tayang:
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Enam anggota geng motor didiring petugas di Polres Cimahi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Polisi mengungkap pemicu geng motor motor menyerang pemuda dan melakukan penganiayaan di Jalan Kebon Kopi, RT 1/9, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Seperti diketahui, anggota geng motor berjumlah 9 orang yang berboncengan dengan menggunakan 4 sepeda motor tersebut menyerang dan memukul korban menggunakan balok kayu dan melempari batu kepada pemuda.

Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, bahwa aksi penyerangan dan penganiayaan tersebut dilakukan secara random dan dipastikan mereka tidak memiliki musuh.

"Tapi ketika melihat ada orang yang kira-kira melawan (menantang) langsung mereka serang," ujarnya saat ditemui di Mapolres Cimahi, Minggu (16/6/2024) sore.

Aldi mengatakan, dalam melakukan aksi penyerangan itu mereka sudah menyiapkan senjata seperti celurit, benda keras seperti balok, sehingga mereka terindikasi ingin mencari lawan.

Selain itu, kata Aldi, dalam menjalankan aksinya mereka juga dalam pengaruh minuman keras (miras), namun terkait hal itu masih perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Polisi Ringkus 6 Anggota Geng Motor yang Serang dan Pukul Warga di Cimahi, 3 Lainnya Masih Dikejar

"Terkait hal itu masih kita dalami, tapi berdasarkan hasil pengecekan sementara memang di bawah pengaruh alkohol," kata Aldi.

Aksi penyerangan dan penganiayaan yang anggota geng motor Slaughter tersebut sempat viral di sosial media. Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar mereka menyerang pemuda yang sedang jajan bakso ikan.

Setelah melakukan pemukulan terhadap dua pemuda itu mereka langsung tancap gas melarikan diri hingga akhirnya aksi mereka viral dan langsung diburu dan berhasil ditangkap polisi.

"Setelah kejadian itu Satreskrim Polres Cimahi langsung melakukan penyelidikan dan sampai hari ini sudah berhasil diamankan enam orang dan tiga orang masih dilakukan pengejaran," ucapnya.

 
 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved