Pensiunan BUMN Lakukan Pelecehan Terhadap 3 Anak di Sukabumi, Sempat Kabur dan Sembunyi
EK kabur setelah aksinya diketahui warga di tempat tinggalnya, sehingga ia bersembunyi agar tidak diketahui keberadaanya.
Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Kemal Setia Permana
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah.
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Pelaku rudapaksa bocah SD berinisial EK (55) sempat kabur dari tempat tinggalnya di Keacamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
EK kabur setelah aksinya diketahui warga di tempat tinggalnya, sehingga ia bersembunyi agar tidak diketahui keberadaanya.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Bagus Panuntun, mengatakan bahwa saat korban melapor, pelaku langsung kabur karena aksinya diketahui warga.
Setelah dilakukan penyelidikan dan pendalaman terkait keberadaan pelaku, akhirnya persembunyiannya diketahui.
"Kita datangi tempat persembunyiannya. Pelaku kemudian menyerahkan diri dan sudah diamankan di Polres Sukabumi Kota," kata Bagus Panuntun, Rabu (12/06/2024).
Baca juga: Propam Polres Majalengka Tiba-tiba Cek dan Periksa Ponsel Seluruh Anggota Saat Apel Pagi
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya dan tidak ada upaya untuk melarikan diri.
Selaion itu, keterangan pelaku pun sama dengan keterangan korban.
Bagus memastikan pelaku merupakan seorang pensiunan BUMN.
"Dia sudah sudah pensiun, terakhir bekerja di perkebunan," jelasnya.
Sementara itu korban pencabulan yang dikakukan oleh terduga pelaku bertambah menjadi tiga orang.
Menurut Bagus Panuntun, korban yang sudah melapor kepada polisi berjumlah 3 orang.
Mereka seluruhnya merupakan pelajar SD dan masih satu lingkungan. Adapun usia ketiga korban maisng-masing 7 tahun (2 orang) dan 8 tahun.
Baca juga: Anak Eks Ketua IDI Jabar, Rifky Kayka Maulana Hilang, Terakhir Terlihat CCTV di DT Hendak Mandi
Kasus ini terungkap setelah salah satu korban mengungkapkan kepada saudaranya terkait apa yang dilakukan pelaku terhadap dirinya.
Kemudian, setelah itu ada korban lain yang mengaku dicabuli juga oleh pelaku
"Sementara yang lapor ke polisi ada 2 korban yang dicabuli. Terus kemarin juga memang ada 1 lagi yang datang sudah dilakukan pemeriksaan, tinggal hasil visum saja. Pengakuannya, dia diraba-raba, dipegang-pegang," kata Bagus. (*)
| Korban Pengeroyokan di Pool Bus Sukabumi Akan Diaotopsi, Visum Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul |
|
|---|
| KRONOLOGI Maut di Pool Bus MGI Sukabumi: N. Rizky Tewas Dikeroyok, Polisi Temukan Pisau dan Miras |
|
|---|
| Polisi Ungkap Identitas Korban Maut di Pool MGI Sukabumi: Warga Sukaraja, Alami 3 Luka Tusuk |
|
|---|
| BREAKING NEWS Duel Tak Seimbang di Depan Pool Bus MGI Sukabumi, Satu Orang Tewas Dikeroyok |
|
|---|
| Revisi UU Pemilu Mandek di DPR, Komisi II: Belum Ada Pembahasan hingga Juli 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-pelecehan-seksual-pencabulan-pemerkosaan.jpg)