Berita Viral
Viral, Aksi Bos HP Buka Lowongan Kerja Didatangi Ratusan Pelamar, Berikan Uang Transport Rp 100 Ribu
Sebuah video aksi Bos HP, Putra Siregar membuka lowongan kerja yang datang ratusan pelamar kerja, viral di media sosial, berikan uang transport
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
TRIBUNJABAR.ID - Sebuah video aksi Bos HP, Putra Siregar membuka lowongan kerja, viral di media sosial.
Aksi tersebut menjadi viral karena ternyata pelamar kerja yang datang mencapai ratusan orang.
Tak hanya itu, Bos HP itu juga memberikan uang transportasi untuk para pelamar kerja tersebut.
Sontak aksi dermawan Putra Siregar tersebut menuai pujian dari warganet.
Baca juga: Viral, Warung Seblak di Ciamis Dilamar Ratusan Orang hingga Antre, Ternyata Omset per Hari Fantastis
Video aksi Bos HP membuka lowongan kerja itu viral dibagikan akun Instagram @infookutiimur, dikutip Tribunjabar.id, Selasa (11/6/2024).
Dalam video tersebut memperlihatkan suasana ramai di toko Bos HP tersebut yang didatangi ratusan pelamar kerja.
Sebagai informasi PS Store merupakan bisnis toko handphone milik Putra Siregar.
Toko handphone-nya itu terkenal di kalangan pelanggan setianya.
Kini, Bos HP tersebut membuka lowongan kerja di tempatnya tersebut hingga menarik ratusan peminat.
Saking membludaknya, Putra Siregar sampai turun tangan untuk mentertibkan para pelamar kerja tersebut.
“Ini biar aku handle langsung, tapi boleh tertib gak?,” ujar Bos HP tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, pria yang juga teman Rizky Billar itu memberikan sambutan.
Ia mengungkapkan dirinya tak menyangka pelamar kerja yang minat bekerja di tempatnya membludak.
Putra Siregar pun mengungkap kesan bahwa selama 12 tahun memimpin perusahaannya itu, baru kali ini toko handphone-nya didatangi ratusan pelamar kerja.
“Selama 12 tahun aku memimpin perusahaan ini, ini paling luar biasa,” ujarnya.
Namun, Putra Siregar juga terkesan karena ternyata ada banyak orang yang sangat membutuhkan pekerjaan.
Lebih lanjut, Putra Siregar pun menjelaskan bahwa lowongan kerjanya itu sebenarnya sudah ditutup.
Namun, ia berkoordinasi dengan HRD-nya untuk melanjutkan lowongan kerjanya tersebut hanya lewat online.
Ia pun memberikan kepastian bahwa pelamar kerja yang datang akan langsung dia interview.
Bos HP itu juga menjelaskan bahwa hasil interview kerja akan langsung dia umumkan.
Selain itu, Putra Siregar mengumumkan bahwa para pelamar kerja tersebut juga akan diberi uang transportasi Rp 100 ribu.
Sontak hal tersebut membuat para pelamar kerja riuh dan bersorak.
Kini, aksi Putra Siregar atau Bos HP PS Store tersebut menarik perhatian warganet.
Tak sedikit warganet yang menyoroti ramainya pelamar kerja yang membutuhkan pekerjaan.
Ada juga warganet yang memuji aksi yang dilakukan Bos HP tersebut.
Baca juga: Sosok Bos Warung Seblak Viral Dilamar Ratusan Orang di Ciamis, Pernah Jadi TKI Pilih Buka Bisnis
Berikut beragam komentar warganet.
imam.z.tj
“Betapa sulitnya mencari pekerjaan di Indonesia, sampai presiden nya ikut cariin kerjaan buat anaknya”
miuse_soliel
“pemerintah liat bgini apa ga punya malu ya? pdhl yg gaji mereka dari uang pajak rakyat”
jennifer_benn19
“Gini ni klo bangun bisnis dari 0,, tau susah nya cari kerja,,”
ariskunang92
“Bisa memanusiakan manusia...luar biasa owner nya”
nasrul_rasyidi212
“Rakyat kecil sedangkan mencari lapangan pekerjaan sedangkan pejabat sedang memeras keringat rakyat kecil”
rafami21
“Masya Allah...Uang 100 rb ini sangatlah berharga bagi kami yg sdg mencari pekerjaan..terima kasih PS,” tulis beragam komentar warganet.
Sosok Putra Siregar

Sosok Putra Siregar tak asing di telinga publik dan netizen.
Ia adalah selebgram sekaligus pengusaha pemilik gerai handphone PS Store.
Selain itu, ia juga dikenal memiliki banyak teman selebriti ternama di Tanah Air.
Sebut saja, Rizky Billar dan Lesti Kejora, Atta Halilintar, Harris Vriza hingga Ria Ricis.
Bahkan belakangan santer bersama Atta Halilintar, ia mengakuisisi klub bola PSG Pati pada 2021 lalu.
Kini, Putra Siregar dikenal sebagai pengusaha cukup sukses.
Ia memiliki gerai PS Store banyak cabang yang tersebar di Indonesia.
Nama Putra Siregar sempat santer karena memiliki rekam jejak kontroversi di mana ia pernah menjadi tersangka.
Pada 2017 lalu, Putra Siregar mengaku pernah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jakarta.
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menyita 190 handphone ilegal dan uang tunai hasil penjualan Rp 61,3 juta dari pemilik toko HP PS Store tersebut.
Dikutip dari Kompas.com, hal ini terjadi karena ia diduga melakukan tindak pidana kepabeanan, namun ia tidak ditahan.
Seluruh barang bukti diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur atas pelanggaran pasal 103 huruf d UU 17/2006 tentang Kepabeanan.
Kendati begitu, Putra Siregar mendapat pegawasan sejak 2017 sampai 2020.
Selama itu, ia pun bersikap kooperatif dengan menitipkan uang, menyerahkan aset dan rekening dalam menjalani pemeriksaan.
Hingga akhirnya pada 2020 lalu, ia akhirnya dinyatakan tidak bersalah atas kasus penimbunan dan penjualan ponsel ilegal tersebut.
Baca juga: Septia Yetri Rujuk dengan Putra Siregar, Ungkap Dua Syarat Damai, Salah Satunya Dibuatkan Usaha
Rekam Jejak Hidup
Tak lepas dari bisnisnya yang kini terbilang sukses, Putra Siregar sempat menyampaikan bahwa usaha berjualan ponsel yang dirintisnya itu benar-benar berawal dari nol.
Dia bahkan menceritakan masa-masa sulit yang dialami dirinya adalah titik terendah.
Masa-masa sulitnya itu sempat diceritaknnya dalam video di channel YouTube Putra Siregar Merakyat pada 17 April 2018 lalu.
"Saya pasti akan mengeluarkan air mata apabila saya menceritakan masa sulit saya," ujarnya, dikutip TribunJabar.id, Rabu (29/7/2020) lalu.
Dia mengatakan, dia benar-benar memulai bisnisnya itu dari titik terendah atau dari nol.
Putra Siregar kala itu telah menggeluti bisnis jualan ponsel dua tahun lamanya.
Namun, kejadian tak terduga menimpa padanya.
Ponsel-ponsel yang seharusnya dikirimkan kepada pembeli, malah hilang.
"Barang dan produk yang harusnya saya jual dan saya mau jadikan uang, dicuri, itu semua lenyap," ujarnya.
Akibat hal tersebut, Putra Siregar benar-benar tak punya uang. Bahkan, dia terpaksa harus diusir dari tempatnya mengontrak rumah.
"Dan saya sudah tidak punya uang, bahkan untuk rumah tempat ngontrak. Saya bahkan harus diusir karena saya sudah tidak mampu bayar kontrakan," ujarnya.
Tak berhenti di situ, penderitaannya juga kembali datang.
Ternyata, barang-barang yang dicuri itu juga merupakan barang titipan orang.
Kendaraan yang biasa dia pakai sehari-sehari juga ikut dicuri.
"Saya juga harus mengganti (barang yang harusnya dikirimkan ke) customer. Di mana mereka udah menanamkan kepercayaan sama saya," ujarnya.
Meski barang yang hendak dijualnya hilang, Putra Siregar tetap tak memberitahukan hal tersebut kepada pelanggannya. Dia akan tanggung semua risikonya.
"Saya tidak menceritakan kepada customer saya bahwa HP yang akan saya kirim itu hilang. Saya tanggung semua risikonya."
"Saya cari cara untuk membayarnya. Dan apabila kita usaha, pasti ada jalan," ujarnya.
Setelah melewati masa sulit tersebut, Putra Siregar mengakui, kemudahan-kemudahan kemudian datang kepadanya.
Pelanggan baru pun berdatangan. Dari yang awalnya puluhan pelanggan, jadi ratusan, bahkan ribuan.
"(Mereka semakin) percaya dengan PS Store dan Putra Siregar Merakyat," katanya.
Viral, Curhatan Polisi Ingin Gabung dengan Pendemo dan Mahasiswa, Ngaku Nyaris Mati Demi Bela DPR |
![]() |
---|
Viral Emak-emak Jilbab Pink Gagah Berani Lawan Aparat saat Demo DPR, Pulang ke Rumah Soft Spoken |
![]() |
---|
Indonesia Memanas, Para Artis Sesali Pilihan Politik, Minta Maaf Insiden Ojol Tewas Dilindas Brimob |
![]() |
---|
Sempat Dikabarkan Tewas saat Demo, Umar Driver Ojol Asal Sukabumi Selamat, Alami Luka Serius |
![]() |
---|
Sosok Affan Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Dibawa ke RS Pakai Motor, Tulang Punggung Keluarga |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.