Berita Viral

Viral Ibu Tiri Racuni Anak Sambung Pakai Racun Tikus di Rokan Hilir, Diduga Kesal Suami KDRT

Kasus ibu tiri meracuni anak sambung memakai racun tikus di Rokan Hilir, Riau, menjadi perbincangan viral di media sosial.

Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Istimewa
Kasus ibu tiri meracuni anak sambung memakai racun tikus di Rokan Hilir, Riau, menjadi perbincangan viral di media sosial. 

TRIBUNJABAR.ID - Kasus ibu tiri meracuni anak sambung memakai racun tikus di Rokan Hilir, Riau, menjadi perbincangan viral di media sosial.

Ibu tiri tersebut bernama RI alias Wanti (36), yang meracuni anak sambungnya bernama BI.

Peristiwa ini terjadi di Kepenghuluan Pondok Kresek, Kecamatan Tanjung MEdan, Kabupaten Rokan Hilir, pada Minggu (5/5/2024).

Video ketika anak tiri RI kejang-kejang setelah menenggak racun tikus itu beredar viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, bocah tersebut tergeletak di lantai rumahnya.

Baca juga: Viral Video Preman Acak-acak Salon di Serang, Diduga Maksa Minta Uang Jatah, Kabur saat Diteriaki

Terlihat cairan berwarna kecoklatan yang diduga adalah muntah anak tersebut.

Lantas, seperti apa peristiwa selengkapnya?

Kronologi Kejadian

Kapolres Rokan Hilir AKBP Andrian Pramudianto mengatakan, ibu tiri itu diduga melakukan percobaan pembunuhan terhadap anak tirinya.

"Racun tikus itu dicampurkan pelaku ke dalam minuman kopi kemasan, lalu diberikan kepada korban," kata Andrian, dikutip dari Kompas.com, Rabu (8/5/2024).

Ibu tiri yang meracuni anak sambungnya, RI alias Wanti, saat diamankan di Mapolsek Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Kamis (9/5/2024).
Ibu tiri yang meracuni anak sambungnya, RI alias Wanti, saat diamankan di Mapolsek Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Kamis (9/5/2024). (KOMPAS.com/Dok. Polsek Pujud)

Andrian menjelaskan, pelaku meracuni korban pada Minggu (5/5/2024) sekitar pukul 12.30 WIB.

Awalnya, paman korban bernama Masmin (45) mendapat telepon dari istrinya yang memberitahu bahwa korban kejang-kejang dan guling-guling di lantai.

Korban juga memuntahkan kopi yang diminumnya.

Sesampainya di rumah, Masmin yang juga selaku pelapor dalam kasus ini, bertanya kepada istrinya.

Lalu, istrinya menjelaskan korban keracunan habis minum kopi kemasan yang diberi oleh ibu tirinya, RI alias Wanti.

"Pelapor kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Ibunda di Baganbatu, Rokan Hilir, untuk dilakukan pertolongan pertama," sebut Andrian.

Kesal Suami KDRT

Pelaku Wanti mengaku, dirinya nekat meracuni anak sambungnya menggunakan racun tikus karena kesal kepada suaminya alias bapak korban.

"Saya kesal dan sakit hati sama bapaknya," kata RI saat polisi melakukan interogasi, dikutip dari Kompas.com, Kamis (9/5/2024).

Baca juga: Viral Video Pria Terkapar di Halaman Rumah Orang, Ternyata Dicekik Istri, Warga Dengar Adu Mulut

Selain itu, Wanti mengaku mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari bapak korban selama menikah 4 tahun 2 bulan.

Menurut Wanti, suaminya itu sering marah-marah tidak jelas.

"Suami saya melakukan KDRT, marah-marah tidak jelas. Jadi saya melampiaskan kepada anaknya dengan memberi racun tikus," ungkap RI.

Kapolsek Pujud AKP Tri Adiyatmika mengatakan, Wanti kini ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

"Sudah ditetapkan tersangka dan ditahan," sebut Tri.

Wanti terancam pidana Pasal 44 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT jo Pasal 76C UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 338 Jo Pasal 53 KUHPidana.

"Tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara," kata Tri.

Kondisi Korban

Sementara itu, AKP Tri Adiyatmika menjelaskan kondisi korban yang kini sudah stabil.

"Untuk saat ini kondisi korban dalam keadaan stabil," kata Tri, dikutip dari Kompas.com, Kamis (9/5/2024).

"Dalam artian sudah kami mintai keterangan, dengan lugas menjawab pertanyaan-pertanyaan dari penyidik," tambahnya.

Sementara itu, Tri mengimbau kepada masyarakat agar tidak menyebarkan video saat korban kejang-kejang yang sudah viral.

"Yang perlu kami sampaikan bahwa video sewaktu korban kejang-kejang, jangan lagi disebarkan. Kasihan dengan korbannya," kata Tri.

"Korban saat ini sudah pulih, sementara video yang beredar memperlihatkan korban kejang-kejang saat diracuni tersangka," imbuhnya.

(Tribunjabar.id/Rheina) (Kompas.com/Idon Tanjung)

Baca berita Tribunjabar.id lainnya di Google News.

#BeritaViral

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved