Kamis, 30 April 2026

Asia Tenggara Dilanda Cuaca Panas Ekstrem, Bagaimana Dampaknya di Indonesia?

Namun berbeda dengan yang terjadi di Indonesia. Awal musim kemarau diprediksi terjadi antara bulan Mei hingga Agustus.

Tayang:
Editor: Ravianto
Freepik
Cuaca panas ekstrem melanda Asia Tenggara pekan ini. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah Asia Tenggara dan Selatan termasuk Indonesia dalam beberapa hari ini.

Namun, cuaca ekstrem tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan tidak berbahaya.

"Kalau lihat pengamatan suhu maksimal di beberapa wilayah Indonesia masih kategori tidak membahayakan ( 34 sampai 36 °C)," kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I BMKG Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Kukuh Ribudiyanto saat berbincang dengan Tribun, Senin(29/4/2024) malam.

Menurut Kukuh, penyebab cuaca panas ekstrem di Asia Tenggara dan Selatan dikarenakan posisi matahari bulan April berada di kisaran 10 sampai 15 ° LU untuk wilayah India, Thailand, Myanmar, Vietnam dan Filipina.

Sehingga radiasi matahari pada wilayah tersebut sangat maksimal dan akan menimbulkan suhu panas apalagi beberapa hari terakhir wilayah tersebut tidak ada distribusi awan.

Namun berbeda dengan yang terjadi di Indonesia. Awal musim kemarau diprediksi terjadi antara bulan Mei hingga Agustus.

Sehingga saat ini justru masih banyak potensi hujan di beberapa wilayah Indonesia

"Bahkan potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi," ujarnya.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved