Minggu, 12 April 2026

Momen Bersih-bersih Masjid Al Jabbar, Bey Akan Libatkan Dua Mantan Gubernur Aher dan Ridwan Kamil

Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, mengatakan, akan memasukkan dua mantan Gubernur Jawa Barat menjadi pengurus Masjid Al Jabbar.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Giri
TRIBUN JABAR/Nappisah
Suasana Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, mengatakan, akan memasukkan dua mantan Gubernur Jawa Barat menjadi pengurus Masjid Raya Al Jabbar di Gedebage, Kota Bandung.

Keduanya adalah Ahmad Heryawan dan Ridwan Kamil.

Bey mengatakan kedua tokoh ini adalah yang berjasa dalam pembamgunan Masjid Raya Al Jabbar.

Ahmad Heryawan adalah gubernur yang pertama kali menggagas dan memulai pembangunanya.

Sedangkan Ridwan Kamil adalah yang menuntaskan pembangunannya sekaligus perancang awal, saat dia masih menjabat Wali Kota Bandung.

Baca juga: Pencatatan Masuk dan Keluar Manual, Tim Gabungan Amankan Pelaku Pungli di Masjid Raya Al Jabbar

Untuk melibatkan kedua tokoh besar Jawa Barat ini sekaligus menata kepengurusan masjid tersebut, ia mengatakan akan mengubah Keputusan Gubernur mengenai Pengelolaan Masjid Raya Al Jabbar.

"Gubernur akan jadi dewan penasihat bersama mantan-mantan gubernur. Pak Ridwan Kamil, Pak Aher juga akan terlibat di situ karena kan mereka yang punya ide dan saya rasa kalau kami berkumpul akan lebih baik buat penyelesaian seperti apa," kata Bey di Gedung Sate, Bandung, Kamis (19/4/2024).

Dalam Keputusan Gubernur ini, ujarnya, Sekda Jabar bisa saja menjadi Ketua DKM-nya.

Sehingga siapapun gubernurnya, akan jadi Dewan Penasihat Masjid Raya Al Jabbar. 

"Kan ini dibangun zaman Pak Aher dan Pak Ridwan Kamil. Akan kami cantumkan di dalam pengurusan untuk mendengarkan pandangan mereka soal Al Jabbar ke depan," katanya.

Dalam kesempatan itu, ia pun menegaskan bahwa sekali lagi tidak ada toleransi untuk pungli di Jawa Barat, termasuk Al Jabbar.

Baca juga: Empat Tukang Parkir Diduga Lakukan Pungli di Masjid Al Jabbar Bandung Diberi Pembinaan oleh Polisi

Baca juga: Sekda Jabar: Jangan Jual Paksa Keresek Alas Kaki & Uang Kutip Lebih Odong-odong di Masjid Al Jabbar

Pihaknya akan terus mengkaji berbagai aktivitas-aktivitas yang di Masjid Raya Al Jabbar.

"Intinya kita sepakat Al Jabbar jadi masjid raya yang baik dan jemaah yang hadir mendapat kenyamanan dan keamanan, dan masyarakat sekitar mendapat manfaat dari hadirnya Al Jabbar," katanya. 

"Yang pasti pungli ditolak, dan penggunaan plastik dikurangi karena tidak ramah lingkungan. Kami akan lihat lagi seperti apa. Pungli jangan main-main, kami cari solusi karena masyarakat sekitar harus dapat manfaat tapi jangan sampai ada premanisme di situ," ucap Bey. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved