Pekerja menyelesaikan proses pembuatan kain tenun untuk sarung menggunakan mesin Rapier di Pabrik Jaya Mukti, Desa Sinarsari, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2024).
Pekerja menyelesaikan proses pembuatan kain tenun untuk sarung menggunakan mesin Rapier di Pabrik Jaya Mukti, Desa Sinarsari, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2024).
Permintaan Sarung tenun Majalaya sejak awal Ramadan hingga Idulfitri 1445 H mendatang di pabrik ini tembus hingga 10.000 kodi atau meningkat hingga 300 persen lebih dibanding bulan-bulan lainnya yang hanya 3.000 kodi per bulan.
Pesanan berasal dari Makassar dan sebagian besar dari toko-toko di Tanah Abang Jakarta, dijual dengan harga Rp 450.000 per kodi.
Pekerja menyelesaikan proses pembuatan kain tenun untuk sarung menggunakan mesin Rapier di Pabrik Jaya Mukti, Desa Sinarsari, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2024). (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)Pekerja menyelesaikan proses pembuatan kain tenun untuk sarung menggunakan mesin Rapier di Pabrik Jaya Mukti, Desa Sinarsari, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2024). (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)Pekerja menyelesaikan proses pembuatan kain tenun untuk sarung menggunakan mesin Rapier di Pabrik Jaya Mukti, Desa Sinarsari, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2024). (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)Pekerja menyelesaikan proses pembuatan kain tenun untuk sarung menggunakan mesin Rapier di Pabrik Jaya Mukti, Desa Sinarsari, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2024). (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)Pekerja menyelesaikan proses pembuatan kain tenun untuk sarung menggunakan mesin Rapier di Pabrik Jaya Mukti, Desa Sinarsari, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2024). (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)