Rabu, 29 April 2026

Mengenal Sahlab, Minuman Tradisional Khas Timur Tengah, Disajikan Khusus pada Ramadan

Minuman khas Timur Tengah ini biasanya disajikan di bulan Ramadan di negara Timur Tengah seperti Palestina, Lebanon, Suriah, Turki, dan Yordania.

Istimewa
Sahlab, minuman tradisional khas Timur Tengah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pernahkah Anda mencoba minuman sahlab? Minuman khas Timur Tengah ini biasanya disajikan di bulan Ramadan di negara Timur Tengah seperti Palestina, Lebanon, Suriah, Turki, dan Yordania.

Minuman ini juga cocok disantap di Indonesia, terutama bagi Anda yang ingin mencoba menu baru sebagai makanan manis saat berbuka puasa.

Tampilan sahlab pun begitu menarik karena biasanya dipadukan dengan kacang-kacangan yang menjadi ciri khas makanan Timur Tengah.

Menu sahlab ini memang jarang ditemukan di kafe atau restoran lainnya. Di momen bulan Ramadan ini, Pullman Bandung Grand Central pun menghadirkan menu ini.

Executive Chef Pullman dan ibis Bandung, Yudhistira Angga, mengatakan bahwa sahlab dahulu dibuat dari akar bunga anggrek.

“Akarnya ini berukuran sebesar jempol manusia dan diambil sarinya, lalu di blender dan dimasak dengan susu sehingga akan mengental,” ujar Angga saat ditemui di Pullman, Senin (25/3/2024).

Ia menjelaskan akar bunga anggrek ini memiliki sifat mengentalkan dan memang jarang ditemukan. Namun hingga kini masih digunakan di Turki.

Tekstur susu yang mengental ini seperti bubur sumsum dan cocok dinikmati selagi dingin maupun hangat.

“Sebagai pengganti akar bunga anggrek, bisa menggantinya dengan tapioka yang dimasak dengan susu karena sama-sama bersifat mengentalkan,” tuturnya.

Bahan baku untuk membuat sahlab ini pun cukup mudah ditemukan. Sebagai pelengkap Anda bisa menambahkan rempah kayu manis, kacang pistachio dan kelapa parut di bagian atasnya.

Rasa dari sahlab ini pun begitu menarik karena begitu gurih , creamy dan lembut ketika disantap.

Apalagi ditambah taburan kayu manis sehingga memberikan aroma dan sensasi berbeda di tiap sendoknya.

Meskipun sahlab ini dikenal sebagai minuman, namun teksturnya yang cocok sebagai puding ini juga cocok disantap selagi dingin. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved