Jumat, 24 April 2026

Ramadhan 2024

Jadwal Gerhana Bulan Penumbra Bertepatan 14 Ramadhan 1445 H, Simak Bacaan Doa dan Amalannya

Fernomena langit Gerhana Bulan Penumbra akan terjadi bertepatan dengan bulan Ramadhan 2024 ini. Simak jadwal dan lokasi selengkapnya.

Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Wikipedia via Kompas.com
Ilustrasi Gerhana Bulan Penumbra---fenomena langit ini akan kembali terjadi bertepatan dengan bulan Ramadhan 2024. 

TRIBUNJABAR.ID - Fernomena langit Gerhana Bulan Penumbra akan terjadi bertepatan dengan bulan Ramadhan 2024 ini.

Adapun, Gerhana Bulan merupakan fenomena terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi.

Hal itu mengakibatkan cahaya matahari tidak sepenuhnya sampai ke Bulan.

Fenomena langit ini bisa terjadi karena sifat pergerakan posisi Matahari, BUmi, dan Bulan yang dinamis.

Terjadinya Gerhana Bulan hanya terjadi saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.

Lantas kapan jadwal Gerhana Bulan Penumbra bisa dilihat di Indonesia?

Jadwal Gerhana Bulan Penumbra

Dilansir dari Kompas.com, Koordinator Bidang Tanda Waktu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Himawan Widiyanto menjelaskan, fenomena ini bisa diamati di beberapa lokasi di Tanah Air.

Tepatnya, yaitu pada 25 Maret 2024 atau bertepatan dengan 14 Ramadhan 1445 H.

Baca juga: Materi Kultum Ramadhan 2024 Tentang Keutamaan Menjaga Kesehatan di Bulan Suci, Berikut Dalil-nya

Proses Gerhana Bulan Penumbra di tengah Ramadhan 2024 akan berlangsung dalam tiga fase dengan durasi total hampir lima jam.

Himawan merinci, fase gerhana dimulai pada Senin (25/3/2024) pukul 11.50.58 WIB dan berakhir pada 16.34.38 WIB.

"Total waktunya 4 jam 43 menit 39 detik," kata dia.

Berikut rincian jadwal Gerhana Bulan Penumbra sesuai zona waktu di Indonesia:

• Fase gerhana mulai (P1): 11.50.58 WIB, 12.50.58 Wita, 13.50.58 WIT

• Fase puncak gerhana (Puncak): 14.12.48 WIB, 15.12.48 Wita, 16.12.48 WIT

• Fase gerhana berakhir (P4): 16.34.38 WIB, 17.34.38 Wita, 18.34.38 WIT.

Adapun, lokasi yang bisa melihat fenomena Gerhana Bulan Penumbra yaitu:

• Papua

• Papua Barat

• Sebagian Maluku.

Sementara, wilayah di luar tiga daerah tersebut tidak bisa mengamati fenomena langit tersebut.

Bacaan Doa Ketika Gerhana Bulan

رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Baca juga: HIKMAH RAMADHAN Enam Cara Beriman Terhadap Al-Quran

Rabbana ma khalaqta hadzabaṭila, subhanaka fa qina 'azabannar

Artinya: “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan alam ni dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka selamatkanlah kami dari siksa neraka." (QS. Ali 'Imran: 191).
 
Ketika terjadi gerhana baik matahari atau bulan, dianjurkan juga memperbanyak bacaan zikir, taubat, sedekah dan amalan kebaikan lainnya.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ، لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَادْعُوا اللَّهَ وَصَلُّوا حَتَّى يَنْجَلِىَ

"Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua di antara tanda-tanda kebesaran Allah, tidak terjadi gerhana pada keduanya karena kematian atau lahirnya seseorang."

"Jika kamu melihat gerhana keduanya maka segeralah kalian berdoa kepada Allah, bertakbir, shalat dan banyak bersedekah." (Muttafaqun ‘Alaih). (HR. Bukhari no. 1060 dan Muslim no. 904)

Baca berita Tribunjabar.id lainnya di Google News.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved