Geger, Suami Siksa dan Sekap Istri di Kandang Sapi di Jember, Berawal Korban Kerja Jadi PRT di Medan

Warga desa di Jember, Jawa Timur, digegerkan dengan adanya perempuan yang meminta tolong karena disiksa suami di kandang sapi.

Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
http://www.ladbible.com
Ilustrasi penganiayaan--- Warga desa di Jember, Jawa Timur, digegerkan dengan adanya perempuan yang meminta tolong karena disiksa suami di kandang sapi. 

TRIUNJABAR.ID - Warga desa di Jember, Jawa Timur, digegerkan dengan adanya perempuan yang meminta tolong karena disiksa suami di kandang sapi.

Kasus suami menyiksa istri ini menimpa korban bernama Supiati (48).

Supiati adalah warga Dusun Krajan, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember.

Dirinya mengalami luka lebam di sekujur tubuh karena dipukul menggunakan kayu.

Selain itu, Supiati juga disekap di kandang sapi.

Lantas seperti apa kronologi kejadian selengkapnya?

Kronologi Kejadian

Dilansir dari Kompas.com, kasus suami menyiksa istri ini bermula ketika korban berangkat ke Medan, Sumatra Utara, pada 23 Desember 2023.

Kapolsek Wuluhan AKP Solekhan Arief mengatakan, korban datang ke Medan untuk bekerja sebagai pekerja rumah tangga.

Baca juga: Viral Video Detik-detik Pemuda Tewas Ditikam di Kafe Kemang, Korban Sempat Pecahkan Botol

Tetapi, saat itu, korban tidak berpamitan kepada suaminya.

"Korban ke sana bekerja sebagai pembantu rumah tangga tanpa pamit ke suaminya," kata Arief, Jumat (8/3/2024).

Korban tinggal di Medan selama kurang lebih dua bulan.

Lalu, pada 4 Maret 2024, korban pulang ke kampung halamannya di Dusun Krajan.

Saat itulah, suami korban yang bernama Toheri (51) naik pitam hingga pertengkaran terjadi di antara keduanya.

Toheri pun menganiaya korban hingga babak belur.

Selain itu, Toheri juga menyekap Supiati di kandang sapi yang kosong pada Kamis (7/3/2024).

Tangan Supiati diikat menggunakan tali dan rantai di tiang dalam kandang.

"Tujuannya agar korban tidak kabur," jelas Arief.

"Tapi beruntung, sekitar pukul 9 malam, korban dapat melepas tali yang mengikatnya kemudian melarikan diri," tambahnya.

Setelah berhasil kabur, Supiati pun bertemu dengan warga sehingga dirinya selamat.

"Warga sekitar mendengar suara perempuan minta tolong dari arah gudang di wilayah setempat," ungkap Arief.

"Saat didatangi, ternyata sudah ada korban," lanjutnya.

Setelah itu, warga melaporkan kasus tersebut ke Polsek Wuluhan.

Baca juga: Viral Video Detik-detik Girder Flyover Ambruk di Muara Enim Timpa Kereta Api, Telan Korban Jiwa

Menurut Arief, kekerasan yang dialami Supiati ini cukup parah.

Luka-luka terparah berada di bagian kepala dan badannya.

Pihak Polsek Wuluhan sudah berkoordinasi dengan Unit PPA Sat Reskrim Polres Jember dan juga DP3AKB Jember untuk membantu perawatan korban.

"Untuk pelaku yang merupakan suami korban langsung kami amankan," tutur dia.

Sampai sekarang, pelaku masih menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Polsek Wuluhan.

Artikel ini diolah dari Kompas.com.

(Tribunjabar.id/Rheina) (Kompas.com/Bagus Supriadi)

Baca berita Tribunjabar.id lainnya di Google News.

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved