Jumat, 10 April 2026

Kemacetan Tak Terhindarkan di Ruas Jalan Menuju Kawasan Objek Wisata Lembang yang Rusak Parah

Ruas Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat rusak parah hingga menyebabkan arus lintas dari kedua arah

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/HILMAN KAMALUDIN
Kondisi Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang rusak parah, Selasa (20/2/2024) membuat kemacetan sering terjadi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Ruas Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) rusak parah hingga menyebabkan arus lintas dari kedua arah terganggu.

Jalur utama yang menghubungkan Kota Bandung dengan KBB menuju Kawasan Objek Wisata Lembang dan Cisarua itu tampak berlubang dan banyak aspal yang mengelupas, sehingga para pengendara terlihat berhati-hati saat melintas.

Warga setempat Dias Setiawan (25), mengatakan, jalan tersebut memang sudah lama rusak, namun sejak satu pekan ini kerusakannya semakin parah akibat tergerus air dari selokan yang meluap saat turun hujan deras.

"Dampaknya arus lalu lintas jadi macet, mobil dan motor yang lewat kesini harus pelan-pelan karena lubangnya dalam," ujarnya saat ditemui di sekitar Jalan Sersan Bajuri, Selasa (20/2/2024).

Permukaan jalan yang berlubang itu kedalamannya sekitar 10 sampai 15 sentimeter, sehingga kendaraan yang melintas banyak yang menghindari titik jalan yang rusak tersebut.

Baca juga: Jalan Penghubung Cipatat-Saguling di Bandung Barat 3 Hari Tertutup Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total

"Akibatnya banyak juga kendaraan yang melintas tidak kuat menanjak sampai mogok, jadi menyebabkan jalan jadi macet," kata Dias.

Warga lainnya, Hayawan (46), mengatakan, warga sekitar sempat beberapa kali menambal lubang-lubang di jalan itu secara swadaya, namun kembali rusak lagi akibat tergerus air yang meluber dari selokan.

"Itu diperparah dengan banyak bus, terus truk besar yang lewat sini meski sudah ada larangan. Kita akan tanam pohon pisang agar ada perhatian pemerintah," ucap Hayawan.

Kedua warga tersebut, mendesak pemerintah untuk segera memperbaiki ruas jalan ini, namun jika tetap dibiarkan mereka akan melayangkan protes dengan cara memblokade jalan.

Camat Parongpong, Herman Permadi mengatakan, terkait kerusakan jalan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB sudah melakukan pengecekan dan akan segera dilakukan perbaikan.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

"Perbaikan jalan itu akan memakai anggaran DAK, nanti di akhir Februari. Mudah-mudahan di bulan Maret nanti sudah bisa direalisasikan pengerjaannya," katanya. (*)

Baca juga: Jembatan Gantung Khusus Sepeda Motor di Rancamanyar Resmi Beroperasi

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved