Kamis, 16 April 2026

Ribuan Petani di Purwakarta Dapatkan Diskon 40 Persen Pupuk Murah Nonsubsidi

Pasaran pupuk nonsubsidi tersebut dibanderol dengan harga Rp 450 ribu, dalam program pasar pupuk murah ini didiskon menjadi Rp 270 ribu.

Penulis: Deanza Falevi | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/Deanza Falevi
Pemberian pupuk murah nonsubsidi oleh Pupuk Indonesia ke para petani di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (3/1/2024). 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Ribuan petani di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menyerbu gebyar diskon pupuk nonsubsidi di Gudang Lini 3 Pupuk Kujang, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (3/2/2024).

Para petani ini datang ke lokasi untuk mendapatkan satu paket pupuk yang berisi dua karung pupuk jenis Urea dan NPK Phonska Plus.

Diketahui, pasaran pupuk nonsubsidi tersebut dibanderol dengan harga Rp 450 ribu, dalam program pasar pupuk murah ini didiskon menjadi Rp 270 ribu.

Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kujang, Yuni Setyaningrum mengatakan, gebyar diskon pupuk nonsubsidi ini diselenggarakan di 27 kabupaten/kota di Indonesia.

Baca juga: Stok Pupuk Bersubsidi di Majalengka Hampir 6000 Ton, Dipastikan Aman untuk Kebutuhan Musim Tanam

"Gebyar Diskon Pupuk 2024 diselenggarakan Pupuk Indonesia bekerjasama dengan pemerintah di berbagai kota digeber selama bulan Januari hingga Februari 2024," ucap Yuni kepada wartawan di Gudang Lini 3 Pupuk Kujang Purwakarta, Sabtu (3/1/2024).

Yuni mengatakan, Pupuk Indonesia telah menyiapkan 5.000 voucher pupuk murah yang bisa didapatkan oleh para petani di Kabupaten Purwakarta.

"Jadi satu petani itu satu voucher pupuk murah. Mereka bisa mendapatkan sepaket pupuk dengan berat 25 Kg hanya Rp 270 ribu yang normalnya itu Rp 450 ribu," katanya.

Kegiatan tersebut, lanjut Yuni, bertujuan memastikan ketersediaan pupuk bagi petani serta memberikan kemudahan para petani untuk memperoleh pupuk di musim tanam saat ini.

"Rangkaian acara ini sebagai dukungan bagi petani agar bisa mendapatkan hasil yang optimal di musim panen nanti," ujar Yuni.

Sementara itu, salah satu petani asal Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Nawawi Sugianto (63) mengaku senang dengan adanya program pemerintah ini.

"Alhamdulillah senang, karena akhir-akhir ini untuk mendapatkan pupuk memang sedang sulit. Dengan program ini bisa terbantu, selain dapat pupuk, harganya juga murah," kata Sugianto.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved