Selasa, 26 Mei 2026

Piala Asia 2023

Jelang Jepang vs Iran, Tim Samurai Biru Diguncang Kasus Pelecehan Seksual Pemainnya

Junya Ito, pemain timnas Jepang dan Stade de Reims, harus meninggalkan Piala Asia 2023 menyusul dugaan kasus pelecehan seksual pada Kamis (1/2/2024).

Tayang:
Editor: Hermawan Aksan
AFP/RONNY HARTMANN
Pemain timnas Jepang, Junya Ito, melambaikan tangan seusai laga persahabatan Jerman vs Jepang di Volkswagen Arena, 9 September 2023. Ito harus meninggalkan ajang Piala Asia 2023 menyusul dugaan kasus pelecehan seksual pada Kamis (1/2/2024).  

TRIBUNJABAR.ID - Junya Ito, pemain timnas Jepang dan Stade de Reims, harus meninggalkan ajang Piala Asia 2023 menyusul dugaan kasus pelecehan seksual pada Kamis (1/2/2024). 

Kyodo News, kantor berita Jepang, mengabarkan bahwa Junya Ito sedang diselidiki oleh polisi Osaka setelah ada laporan dari dua wanita yang diduga sebagai korban pelecehan. 

Berdasarkan laporan itu, Ito dicurigai melakukan tindakan seksual saat kedua wanita itu mabuk di sebuah hotel di Osaka pada Juni 2023 setelah laga persahabatan Jepang kontra Peru. 

Kabar itu pertama kali muncul di media Daily Shincho pada Rabu (31/1/2024), beberapa jam sebelum laga Bahrain vs Jepang di babak 16 besar Piala Asia 2023. 

Baca juga: Gaya Selebrasi Alejandaro Garnacho yang Meniru Cristiano Ronaldo Dikecam Angel de Maria

Pada laga itu Junya Ito untuk pertama kalinya tidak bermain di Piala Asia 2023.

Ia hanya duduk di bangku cadangan melihat Jepang mengalahkan Bahrain 3-1. 

Akan tetapi, pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, mengaku belum mengetahui kabar soal tuduhan pelecehan seksual Junya Ito sebelum pertandingan. 

"Saya tidak mengetahuinya (tentang tuduhan itu). Saya akan menanganinya setelah melakukan pemeriksaan," ucap Moriyasu. 

Federasi Sepak Bola Jepang juga tengah menyelidiki kasus ini dan merasa ada beberapa laporan berbeda. 

"Ini memerlukan tanggapan yang hati-hati. Tindakan ini dilakukan tanpa mempertimbangkan kondisi mental dan fisiknya," demikian bunyi pernyataan JFA. 

Di pihak lain, pengacara Junya Ito mengatakan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar.

Ia menilai keterangan korban tak konsisten dan tidak menyertakan bukti fisik yang mendukung tuduhan mereka. 

Pihak klub Stade de Reims juga sudah menyatakan bahwa mereka menghormati proses penyelidikan dan akan menunggu hingga kasus ini menemukan titik terang. 

Jepang saat ini bersiap untuk melawan Iran pada perempat final Piala Asia 2023 yang akan berlangsung di Stadion Education City, Al Rayyan, Sabtu (3/2/2024). (*)

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved