Breaking News

Berita Viral

Bripda Novandro Terharu Diberi Hadiah dari Kapolri usai Viral Relakan Motornya Jadi Ganjalan Bus

Bripda Novandro, polisi yang viral merelakan sepeda motornya untuk menjadi ganjalan bus untuk cegah tabrakan mendapatkan hadiah.

|
(DOK POLRES KUBU RAYA)
Anggota Polres Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) Bripda Novandro yang ganjalkan sepeda motor untuk cegah kecelakaan beruntun di Jembatan Kapuas II mendapat hadiah dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

TRIBUNJABAR.ID - Bripda Novandro, polisi yang viral merelakan sepeda motornya untuk menjadi ganjalan bus untuk cegah tabrakan mendapatkan hadiah.

Anggota Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya, Kalimantan Barat itu mendapatkan hadiah spesial dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Hadiah itu adalah berupa sepeda motor baru jenis Yamaha Nmax.

Baca juga: Sosok Bripda Novandro Relakan Motor Jadi Ganjalan Bus Cegah Kecelakaan, Kini Tugas Pakai Motor Bapak

Diketahui, hadiah spesial itu pun diserahkan melalui Pak Bhabin Indonesia Ipda Herman di Mapolres Kubu Raya pada Kamis (4/1/2024).

Bripda Novandro mengaku begitu terharu atas tindakannnya yang diapresiasi langsung oleh Kapolri.

"Terima kasih kepada Bapak Kapolri atas hadiahnya,” kata Novandro, dikutip dari Kompas.com.

Sementara itu, Kapolres Kubu Raya AKBP Arief Hidayat mengatakan, hadiah tersebut adalah bentuk apresiasi kepada Bripda Novandro atas kinerja yang melebihi tugas pokoknya.

"Novandro lebih mementingkan masyarakat dari pada barang pribadinya, hal itu dilakukannya demi menyelamatkan banyak jiwa," ungkap Arief.

Viral di media sosial

Inilah sosok Bripda Novandro polisi yang tengah ramai menjadi perbincangan publik.
Inilah sosok Bripda Novandro polisi yang tengah ramai menjadi perbincangan publik. (Tribun Pontianak)

Bripa Novandro adalah anggota Satlantas Polres Kubu Raya.

Dilansir dari Tribun Pontianak, Bripka Novandro mencegah sebuah bus Damri berjalan mundur saat menanjak di Jembatan Kapuas II, Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Sabtu (30/12/2023) pukul 06.45 WIB.

Diketahui, bus Damri itu mengalami kerusakan teknis dan hampir berjalan mundur menabrak kendaraan di belakangnya.

Akibat insiden itu pun menyebabkan macet total.

“Terjadi macet total di Jembatan Kapuas II karena ada bus Damri mengalami kerusakan teknis sehingga tidak mampu menaiki jembatan,” kata Novandro dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/12/2023).

Kemudian, Novandro melihat bus itu bergerak mundur dan akan menghantam truk tangki Pertamina yang ada di belakang.

Ia pun mengaku langsung mundur dan mengambil motor hingga membaringkan tepat di ban belakang.

Aksinya pun berhasil menghentikan bus tersebut.

“Saat melihat bus bergerak mundur saya langsung mengambil motor dan baringkan tepat di ban belakang, dan akhirnya berhenti,” ucap Novandro.

Akibat mengganjal bus tersebut, sepeda motor milik Bripda Novandro pun ringsek.

Dapat info dari warga

Diketahui, Bripda Novandro sehari-hari bekerja di pos Lantas yang terletak di simpang Desa Kapur, tidak jauh dari Jembatan Kapuas 2.

Ketika bertugas, Bripda Novindra mendapatkan informasi dari warga adanya bus Damri yang mengalami masalah di atas jembatan.

Ia pun sontak langsung menuju ke lokasi menggunakan sepeda motor miliknya.

"Pagi itu arus lalu lintas lancar. Tapi ada info warga, bus Damri trouble. Jadi saya bergegas kesana," katanya.

"Jadi dari pos kapur itu saya kesana mengejar. Sampai tak sempat pakai sepatu, jadi hanya pakai sandal," kata Bripda Novandro dikutip dari Tribun Pontianak, Senin (1/1/2023).

Sesampainya di lokasi, tepatnya di arah naik ke jembatan dari Sungai Raya, Novandro melihat bus Damri berjalan mundur.

Sementara di belakang bis, ada pengendara yang akan melintas.

Pada saat itu, Bripda Novandro pun spontan melepaskan motor dengan harapan bisa mengganjal ban bus Damri sehingga tidak mengenai pengendara lain.

Ia juga menyebut seniornya yang bernama, Bripka M Isa ikut melepaskan motornya untuk ganjalan.

"Kejadiannya cepat. Spontan saya lepaskan motor. Senior saya, M Isa juga pas lewat di situ juga melepaskan motor miliknya untuk ganjalan," ungkap Novandro.

Fokus saya memang ke pengendara yang ada di belakang. Bagaimana agar mereka tidak kena bis," paparnya.

Novandro mengatakan, sepeda motor miliknya dan M Isa terseret kurang lebih tiga meter.

"Setelah sekitar tiga meter, baru bus Damri itu berhenti. Alhamdulillah tidak kena mobil dan kendaraan lain," katanya.

Dirinya tak dapat membayangkan jika aksi spontan itu tak dilakukan.

Terlebih di belakang bus Damri itu juga ada mobil Pertamina yang sedang mengakut minyak.

"Kita bersyukur tidak ada warga yang kena. Kondisi lalu lintas juga kembali normal karena banyak yang membantu," katanya.

Setelah sepeda motornya ringsek, Novandro tetap melaksanakan tugasnya seperti biasa.

Bahkan di malam tahun baru dirinya juga tetap melaksanakan tugas mengatur lalu lintas.

Lebih lanjut, sementara kini ia menggunakan motor sang bapak untuk betugas.

"Untuk sementara pakai Kirana, motor bapak," katanya seraya tersenyum.

Baca berita Tribun Jabar lainnya di GoogleNews.

#Berita Viral

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved