Kamis, 16 April 2026

Update Rudapaksa Bocah SD oleh Gerombolan Anak Punk di Indramayu, Pemdes Bantu Pemulihan Trauma

Ibu korban wafat karena syok usai mengetahui kejadian nahas yang menimpa anak keempatnya tersebut.

Tribun Cirebon/ Handhika Rahman
Pihak keluarga saat melakukan pelaporan soal kasus rudapaksa di Polres Indramayu, Senin (11/12/2023) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Kasus gadis kelas 6 SD warga Kecamatan Kedokanbunder yang diduga jadi korban rudapaksa gerombolan anak punk di Kabupaten Indramayu menjadi perhatian publik.

Kejadian itu berawal saat korban dicekoki miras, kemudian dilecehkan secara bergantian oleh 4 orang lebih anak punk di kediaman pelaku pada Sabtu (2/12/2023) malam Minggu lalu.

Terlebih, imbas kejadian tersebut, SC yang masih berusia 13 tahun juga harus kehilangan ibundanya.

Ibu korban meninggal dunia karena syok usai mengetahui kejadian nahas yang menimpa anak keempatnya tersebut.

Baca juga: INNALILLAHI Ibu di Indramayu Meninggal setelah Shock Dengar Kabar Anaknya Jadi Korban Rudapaksa

Pemerintah desa setempat dalam hal ini melakukan pendampingan, baik perihal penanganan kasus maupun pemulihan psikologis korban.

Mengingat, kondisi korban sekarang ini diketahui masih murung dan terus merasa takut.

Ia tidak berani untuk keluar rumah sendiri. Kendati demikian, korban masih mau untuk makan dan bertemu orang-orang terdekatnya.

"Makanya kami dari pemerintah desa akan mengawal kasus ini. Jangan sampai psikologi anak ini terus terganggu," ujar Kasi Pemerintahan Desa tempat tinggal korban, Aswanto, Selasa (12/12/2023).

Aswanto mengatakan, selain melaporkan kasus ke Polres Indramayu untuk upaya hukum pada hari kemarin.

Dalam hal ini, pemerintah desa juga sudah melapor ke jajaran pemerintah yang lebih tinggi, seperti kecamatan dan kabupaten.

Pemdes pun akan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk pemulihan trauma anak.

"Pihak keluarga saat ini memang sangat merasakan trauma," ujar dia.

Aswanto menjelaskan, berdasarkan harapan keluarga, pihaknya ingin kasus rudapaksa tersebut segera diusut tuntas oleh polisi.

Baca juga: Pilu Bocah SD di Indramayu Diduga Dirudapaksa oleh Gerombolan Anak Punk, sempat Dicekoki Miras

Para pelakunya pun bisa segera diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Keluarga ingin para pelakunya bisa dihukum sesuai hukum yang berlaku," ucap dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved